Suara.com - Munculnya kendaraan listrik (EV) telah menciptakan peluang bagi para produsen mobil untuk menjual berbagai macam aksesori yang lebih luas kepada konsumen.
General Motors (GM) telah mengidentifikasi peluang ini dan berusaha memanfaatkannya. GM baru-baru ini meluncurkan produk pertamanya untuk rumah tinggal, yang menawarkan pengisian daya dua arah dari kendaraan ke rumah kepada pelanggan.
GM Energy, anak perusahaan peralatan pengisian daya dari produsen mobil asal Detroit ini, telah mengumumkan bahwa mereka akan menawarkan berbagai paket produk untuk rumah-rumah pribadi.
Dilansir dari Carscoops, fitur yang paling menonjol dari perangkat ini adalah kemampuannya untuk mengisi daya mobil listrik atau menggunakan kendaraan tersebut untuk menyalakan listrik rumah.
Pada awalnya, teknologi ini akan membantu pemilik mobil listrik untuk menyalakan lampu saat terjadi pemadaman listrik.
Pada akhirnya, GM Energy bertujuan untuk memungkinkan pelanggan menghubungkan pengisi daya rumah mereka ke produk energi bersih, seperti panel surya.
Dalam skenario ini, EV dapat bertindak sebagai baterai, menyimpan daya saat matahari terbit dan memompanya kembali ke rumah di malam hari, ketika matahari terbenam.
Kendaraan pertama yang kompatibel dengan peralatan pengisian daya baru ini adalah Chevrolet Silverado EV First-Edition RST tahun 2024.
Menurut GM Energy, Silverado listrik, yang memiliki baterai 200kWh, dapat menyalakan seluruh rumah selama 21 hari, meskipun dengan penggunaan energi harian yang lebih sedikit.
Baca Juga: Toyota Hadirkan Land Cruiser Versi Ramah Di Kantong, Cocok yang Doyan Off Road
Dari sana, GM berencana untuk memperluas kompatibilitas di seluruh jajaran kendaraan berbasis Ultium pada model tahun 2026.
Pelanggan akan dapat mengontrol pengisi daya rumah mereka menggunakan aplikasi seluler merek GM, sehingga proses pengelolaan status pengisian daya baterai mereka menjadi lebih mulus.
Berita Terkait
-
Toyota Hadirkan Land Cruiser Versi Ramah Di Kantong, Cocok yang Doyan Off Road
-
Penjualan Mobil Hybrid Meroket, di Eropa Kini Kalahkan Mobil Listrik
-
Penjualan Hyundai Tergelincir di Awal Tahun, Tantangan Berat di Segmen Listrik
-
Nissan Ingin Dahului Toyota untuk Pengembangan Baterai Solid-State
-
Banyak yang Belum Tahu, Ini Fungsi Rack Steer pada Mobil
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Toyota Ladeni 'Perang Harga' Demi Bersaing dengan Kendaraan Listrik China
-
Adu Irit Biaya Operasional Motor Listrik vs Motor Bensin, Mana yang Lebih Hemat?
-
Rahasia Bensin Motor Tetap Irit Meski Dipakai Jarak Jauh, Modal Rp2 Ribu Saja
-
Apakah Motor Listrik Bisa Dicas di Rumah? Jangan Keliru Agar Tak Tersetrum
-
Pemerintah Jepang Pangkas Subsidi BYD Hingga Setengah Harga Demi Lindungi Produk Lokal
-
Berapa Harga Mitsubishi Destinator Bekas? Segini Selisihnya dengan yang Baru
-
Mobil Luxio Bekas di Bawah Rp100 Juta, Dapat Unit Tahun Berapa?
-
Impor Pikap India Belum Cukup dan Agrinas Impor Lagi dari China untuk Kopdes Merah Putih
-
Mobil Terasa Aneh Usai Dipakai Mudik? Cek Area Ini Biar Tetap Aman
-
Pemerintah Respons Isu BBM Naik, Begini 5 Tips Pakai Motor agar Irit Bensin