Suara.com - Bluebird pada Selasa (30/4/2024) mengumumkan akan menambah armada taksi listriknya dengan EV BYD e6 Gen 2. Melalui armada listrik terbaru tersebut, Bluebird menegaskan langkahnya dalam mendukung visi pemerintah untuk menekan emisi karbon.
Adapun pengumuman itu disampaikan Andrew di sela-sela pameran kendaraan listrik PEVS 2024 yang digelar di JI Expo, Jakarta 30 April - 5 Mei 2024.
“Kehadiran armada listrik baru ini bukan hanya tentang taksi. Ini tentang perjalanan Bluebird untuk menciptakan dunia yang lebih baik bagi kita semua," kata Chief Sustainability Officer PT Blue Bird Tbk, Andrew Arristianto dalam siaran persnya di Jakarta.
Sejak 2019, Bluebird telah mengoperasikan armada listrik, baik untuk layanan taksi Bluebird, taksi premium Silverbird, maupun mobil rental Goldenbird.
Hingga Maret 2024, Bluebird sudah memiliki lebih dari 200 armada listrik yang melayani pelanggan di Jabodetabek dan Bali dan telah berhasil mengurangi sebanyak 6.500 ton emisi karbon.
Kini, komitmen mengurangi jejak karbon tersebut dilakukan melalui penambahan jumlah armada listrik yang akan segera mengaspal di Tanah Air.
"Dengan memperkenalkan taksi listrik terbaru, Bluebird ingin menegaskan komitmen dalam keberlanjutan dan menjadi bagian dari solusi mobilitas dengan menghadirkan teknologi ramah lingkungan ke jalan-jalan Indonesia,” lanjut Andrew.
Baca juga: Bawa Mobil Listrik ke Indonesia Timur, BYD Gandeng Perusahaan Adik Jusuf Kalla
BYD sendiri bukan merek baru di antara armada Bluebird. Perusahaan transportasi berlogo burung biru sudah pernah menggunakan mobil-mobil BYD E6 sebagai taksi sejak 2019.
Baca Juga: Kemenkomarves Sambut Baik Niat BYD Bangun Pabrik di Subang
Sebagai bagian dari jajaran armada Bluebird, kehadiran taksi listrik terbaru dari BYD ini mengedepankan keamanan dan kenyamanan sesuai dengan SNI (Standar Nyaman Indonesia) melalui armada yang terstandardisasi, pengemudi profesional, dan layanan terintegrasi.
Berita Terkait
-
BYD Seal 2026 Tawarkan Bagasi Lebih Luas dan Desain Segar, Begini Fiturnya
-
BYD dan Jaecoo Pimpin Penjualan Mobil China di Indonesia Awal Tahun 2026
-
Mirip Wuling Air EV, Inilah BYD Racco: Mobil Listrik Mungil dengan Pintu Geser Canggih
-
Raksasa Otomotif China Bersaing Ketat Rebut Pabrik Bekas Nissan dan Mercedes-Benz
-
Dominasi BYD Berakhir Geely Ambil Alih Kepemimpinan Pasar Kendaraan Penumpang
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Ambisi Ekspor Kendaraan Komersial Indonesia Melambung di GIICOMVEC 2026
-
Bos Agrinas Patuhi Saran Dasco, Sepakat Tunda Impor Pikap India
-
Ironi Kopdes Merah Putih Pakai Pikap Bukan Merah Putih, DPR Ikut Heran
-
Kontroversi Impor Mobil India Rp 24 Triliun Saat Pabrik Lokal Sedang Nganggur
-
BYD Seal 2026 Tawarkan Bagasi Lebih Luas dan Desain Segar, Begini Fiturnya
-
Impor Pikap India untuk Kopdes Perlu Pertimbangkan Manufaktur Lokal
-
IIMS 2026 Sukses Besar, 580 Ribu Pengunjung dan Transaksi Tembus Rp8,7 Triliun
-
Tips Memilih Mobil Nyaman untuk Mudik Lebaran Bersama Keluarga, Ini 5 Rekomendasinya
-
Ancaman Impor Mobil India Terhadap Nasib Ribuan Buruh Komponen Otomotif Lokal
-
Ganti Baterai Motor Listrik Mahal? Ini Kisaran Biaya dan Cara Merawatnya agar Awet