MotoGP (motogp.com)
Suara.com - MotoGP akhirnya mengumumkan kabar tak terduga dengan aturan baru yang wajib tahu untuk para pembalap hingga pencinta balap motor.
Dalam unggahan akun Instagram resmi MotoGP, terdapat beberapa poin aturan yang berubah dan wajib dipatuhi.
Berikut beberapa poin aturan baru MotoGP yang berlaku untuk musim 2027 mendatang dilansir dari berbagai sumber.
1. Perubahan Mesin:
- Kapasitas mesin diturunkan dari 1000cc menjadi 850cc untuk meningkatkan kontrol dan manuverabilitas.
- Diameter piston (bore) diperkecil dari 80mm menjadi 75mm untuk performa yang lebih presisi.
- Alokasi mesin per tim dibatasi menjadi 6 unit per musim, mendorong strategi dan ketahanan mesin yang lebih cerdas.
2. Bahan Bakar Canggih dan Ramah Lingkungan:
- MotoGP 2027 akan menggunakan bahan bakar canggih yang 100 persen non-fosil.
- Kapasitas tangki bensin untuk balapan utama (Main Race) dikurangi dari 22 liter menjadi 20 liter, mendorong efisiensi dalam penggunaan bahan bakar.
- Kapasitas tangki bensin untuk balap Sprint dikurangi dari 12 liter menjadi 11 liter.
3. Aerodinamika dan Perangkat Tambahan:
- Lebar aerofairing depan dipersempit dari 600mm menjadi 550mm untuk pertarungan yang lebih sengit di tikungan.
- Panjang hidung motor dipendekkan 50mm untuk meningkatkan kelincahan dan kontrol.
- Pengembangan paket aerodinamika di bagian belakang (stegosaurus) dibatasi dengan hanya boleh dilakukan satu kali update per musim.
- Perangkat holeshot dan Ride Height Devices dilarang untuk menghadirkan balapan yang lebih adil dan murni mengandalkan skill pembalap.
4. Transparansi Data:
- Data GPS semua pembalap akan dibuka secara bebas setelah sesi selesai, meningkatkan transparansi dan analisis strategi balap.
Menurut kalian, aturan baru ini akan membuat balapan lebih seru atau justru membosankan?
Baca Juga: Toyota: Mobil Hybrid Lebih Digemari Karena Irit Bahan Bakar
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
5 Rekomendasi Sepeda Listrik Murah dan Awet, Kuat di Tanjakan buat Harian
-
6 Trik Mengatur Kecepatan Sepeda Listrik agar Baterai Awet Seharian
-
4 Cara Menghilangkan Jamur di Kaca Sunroof yang Membandel, Kembali Kinclong Modal Murah
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Maxdecal Foodie Sasar UMKM Kuliner Indonesia Timur Bareng Pasutri Touring
-
5 Rekomendasi Unicycle Murah untuk Berangkat Kerja, Jarak Tempuh Mulai 20 Km
-
Honda Menyerah dan Putuskan Stop Penjualan Mobil Baru
-
5 Sepeda dan Skuter Listrik Cocok untuk Dibawa Naik KRL, Harga Ramah Gaji UMR
-
Kenapa Honda Angkat Kaki dari Korea?
-
Pemilik Kendaraan Listrik di Banten Siap - Siap Bayar Pajak Mulai Mei 2026