Suara.com - Sobat otomotif, pernah nggak kepikiran fitur-fitur canggih di mobil ternyata bisa "dibeli" terpisah? Hyundai sepertinya sedang menjajaki konsep ini!
Dilansir dari Motorbeam, Hyundai Connected Mobility, divisi baru pabrikan Korea Selatan ini, sedang ngelirik skema "feature-on-demand" alias bayar fitur yang dipakai.
Tujuannya? Menambah cara baru buat Hyundai terhubung dengan konsumen, khususnya setelah mereka membeli mobil.
Marcus Welz, kepala dari Hyundai Connected Mobility, menjelaskan ketertarikan mereka untuk mengeksplorasi opsi ini. Menurutnya, konsep ini bisa memberikan personalisasi yang lebih baik ke pemilik mobil.
Wacana ini muncul bersamaan dengan diluncurkannya divisi baru Hyundai di Eropa. Divisi ini menggabungkan layanan berlangganan mobil Mocean dan platform layanan terkoneksi Bluelink.
Andreas-Christoph Hofmann, wakil presiden marketing Hyundai, menekankan pergeseran perusahaan ke model berbasis langganan untuk layanan mobilitas. Menurutnya, langkah ini sejalan dengan perubahan preferensi konsumen.
Salah satu aspek kunci dari strategi ini adalah perubahan total aplikasi Bluelink. Nantinya, aplikasi ini bakal menawarkan tiga tingkatan layanan: basic, standard, dan advanced.
Semakin tinggi tier-nya, semakin banyak fitur yang didapat, dan tentunya dengan biaya berlangganan tersendiri.
Konsep ini sebetulnya bukan hal baru. BMW sudah lebih dulu menerapkan hal serupa. Namun, Hyundai ingin tampil beda.
Baca Juga: Tak Penuhi Panggilan Recall, Apa Dampaknya ke Mobil Listrik Hyundai?
Selain menawarkan fitur existing di balik paywall, mereka juga berencana menghadirkan fitur baru ke mobil-mobil lama lewat update software.
Marcus Welz bahkan mengisyaratkan kemungkinan upgrade software untuk meningkatkan performa komponen hardware lama, seperti baterai, motor, dan sensor.
Dengan cara ini, umur pakai mobil bisa lebih panjang. Meskipun detail spesifiknya masih rahasia, pernyataan Welz menunjukkan fokus Hyundai untuk memanfaatkan kemajuan software agar memaksimalkan fungsi mobil lama.
Berita Terkait
-
Tak Penuhi Panggilan Recall, Apa Dampaknya ke Mobil Listrik Hyundai?
-
Waspada, 5 Benda Ini Berbahaya Jika Ditinggal di Mobil Saat Parkir
-
Masih Gamang, Amerika Tak Kunjung Berani Blokir Mobil Listrik China
-
Ekspansi BYD Dikabaran Temui Masalah Setelah Putus Kerjasama dengan Mitra Lokal
-
Hindari Tidur di Dalam Mobil dengan AC Nyala, Ini Bahayanya...
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
Jetour T2 Bensin atau Listrik? Fakta Spesifikasi di Balik Insiden Terbakar di Tol Jagorawi
-
QJMOTOR Siapkan Dua Motor Baru Isi Segmen 250 cc di IIMS 2026
-
5 City Car Bekas dengan Suspensi Paling Empuk, Ada Ayla hingga Mirage
-
Barat Lagi-Lagi Tuding Mobil Listrik China Jadi Alat Mata-Mata
-
5 Mobil Murah dengan Depresiasi Rendah, Harga Tetap Stabil Saat Dijual Kembali
-
5 Rekomendasi Motor Bebek Suzuki Terbaik 2026 untuk Penggunaan Harian
-
5 Mobil Toyota Bekas untuk Pekerja: Mesin Bandel, Irit, dan Harga Miring
-
5 Rekomendasi Mobil Suzuki Terbaru 2026 untuk Pribadi hingga Niaga
-
Pelaku Parkir Liar Kini Bisa Dituntut: Pastikan Minta Karcis!
-
Terpopuler: 5 City Car Bekas Kuat Nanjak, Pilihan Mobil Matic Kecil Bandel untuk Harian