Suara.com - Pada pemilihan Calon Gubernur (Cagub) ada sosok yang menjadi sorotan. Dialah Dharma Pongrekun yang maju melalui jalur independen.
Ternyata ia bukanlah orang sembarangan di Tanah Air. Dharma Pongrekun ternyata mantan Wakil Kepala BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara) Komjen (Purn).
Sebagai mantan di lembaga tersebut, ia disebut-sebut memiliki harta kekayaan yang bukan kaleng-kaleng.
Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), tercatat ia memiliki harta sebesar Rp9.345.745.000.
Dari total kekayaannya tersebut, ternyata ada salah satu hal yang menarik dari sisi otomotif. Dalam garasinya, ternyata ia tak memiliki mobil sama sekali.
Ia hanya mendaftarkan dua unit sepeda motor yakni Honda BeAT lansiran tahun 2014 dan Honda CB150 lansiran 2016. Kedua motor ini ditaksir harganya masing-masing Rp6 juta dan Rp 9,5 juta. Total harta kekayaan dari sisi alat transportasi dan mesin sebesar Rp 15,5 juta.
Sisa kekayaannya diplot ke tanah dan bangunan dengan total Rp9.280.245.000 serta kas dan setara kas senilai Rp 50 juta.
Ternyata isi garasinya cukup sederhana meskipun pernah menjabat sebagai Wakil Kepala BSSN.
Spesifikasi motor koleksi Dharma Pongrekun
Baca Juga: Sosok Dharma Pongrekun dan Kontroversinya, Balon Gubernur Jakarta yang Percaya Konspirasi Covid-19
Sosok pria yang maju sebagai cagub DKI Jakarta ini menyimpan Honda BeAT dan Honda CB150.
Honda BeAT dibekali mesin 4-stroke dengan teknologi SOHC, dan memiliki kapasitas mesin sebesar 108 cc (110) dengan diameter x langkah sekitar 50 x 55 mm. Dengan rasio kompresi sebesar 9,2:1, Honda BeAT mampu memberikan daya dorong yang efisien.
Dengan mesin sebesar 108 cc tersebut, mtoor ini mampu memuntahkan tenaga 8,22 ps pada 8000 rpm, sementara torsi maksimum mencapai 0,85 kgf.m pada 5500 rpm.
Honda CB150 juga dibekali mesin berteknologi SOHC satu silinder. Namun perbedaannya dari sisi kapasitas mesin yakni 150 cc.
Dengan mesin tersebut, motor ini mampu memuntahkan tenaga 12,86 HP/8.500 rpm, sedangkan torsi maksimumnya mencapai 12,73 Nm/6.000 rpm.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Murah dengan Opsen yang Nggak Bikin Perih, Pikap Agrinas Tuai Kritik
-
5 Mobil dengan Pajak Murah, Bensin Irit, dan Opsen Nggak Bikin Perih
-
Rektor Paramadina Kritik Rencana Impor 105.000 Pikap: Deindustrialisasi Terselubung
-
Alasan Agrinas Pilih Impor 105 Ribu Pick Up India Ketimbang Produk Lokal
-
Pilih Mobil Hybrid atau Plugin Hybrid? Cek Perbandingannya di Sini
-
Ukuran Mobil Avanza Berapa? Pastikan Muat di Garasi, Segini Harganya Jelang Musim Mudik Lebaran
-
Geely EX2 Catatkan Ribuan Pemesanan di IIMS 2026
-
Ganti Oli Motor Matic Berapa Bulan Sekali? Ini 5 Rekomendasi Pelumas Ciamik
-
Mau Jual Mobil Bekas di Mana? 5 Rekomendasi Situs untuk Jual Mobil
-
GAC Indonesia Kantongi Ribuan SPK di IIMS 2026, AION UT Jadi Primadona