Suara.com - Nama Ronny Rosfyandi menjadi perbincangan setelah menjadi tersangka korupsi dalam kasus impor gula PT Sumber Mutiara Indah Perdana (SMIP) periode tahun 2020 hingga 2023.
Mantan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Riau ini kini menjalani penahanan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk 20 hari ke depan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan .
Menurut Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Kuntadi peran Ronny yakni mengatur pembekuan izin kawasan berikat untuk PT SMIP. Tujuannya, agar PT SMIP bisa mendatangkan impor gula.
Berikut ini harta kekayaan Ronny Rosfyandi yang dihimpun dari berbagai sumber.
Kekayaan Ronny Rosfyandi
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2022, Ronny Rosfyandi memiliki harta kekayaan dengan total Rp9.602.000.000 atau mudahnya Rp 9,6 miliar.
Mengutip laporan repository.beacukai.go.id, berikut rincian kekayaan Ronny Rosfyandi mencakup aset tanah dan bangunan, alat transportasi, harta bergerak lainnya, kas dan setara kas.
Data Harta
A. Tanah dan Bangunan Rp9.000.000.000
1. Tanah dan Bangunan Seluas 262 M2/250 M2 di Kab/Kota - Kota Jakarta Selatan, hasil sendiri Rp9.000.000.000
B. Alat Transportasi dan Mesin Rp325.000.000
1. Mobil, Mitsubishi Minibus Tahun 2018, hasil sendiri Rp125.000.000
2. Mobil, Honda Minibus Odyssey Minibus Tahun 2017, hasil sendiri Rp200.000.000
C. Harta Bergerak Lainnya Rp77.000.000
Surat berharga Rp. -
Kas dan Setara Kas Rp200.000.000
Harta Lainnya Rp. -
Sub Total Rp9.602.000.000
Hutang Rp. -
Total Harta Kekayaan (II-III) Rp9.602.000.000
Profil Ronny Rosfyandi
Ronny Rosfyandi merupakan Kepala Kanwil Bea Cukai Riau periode 2019-2021. Setelah itu, ia bertugas sebagai Kepala Kanwil Bea Cukai Kalimantan Bagian Selatan sejak Agustus 2021 hingga purna tugas Februari 2024.
Ronny diketahui menempuh pendidikan S1 di Universitas Trisakti pada tahun 1993 sebelum memulai karier di Kementerian Keuangan. Pada 1997, ia melanjutkan pendidikannya ke jenjang S2 di Florida International University.
Dalam laman beacukai.go.id, Ronny Rosfyandi ternyata pernah mendapatkan piagam penghargaan dari Direktorat P2 di tahun 2014. Tak sampai di sana, ia juga sempat mendapat Certificate of Merit dari World Customs Organization pada tahun 2015 silam.
Atas pengabdiannya di Kementerian Keuangan, Ronny Rosfyandi juga pernah dianugerahkan penghargaan Satyalancana Karya Satya XXX dari Presiden Republik Indonesia.
Diketahui, Penyidik Jampidsus Kejagung menetapkan mantan Kepala Kanwil Bea Cukai Riau Ronny Rosfyandi (RR) sebagai tersangka dalam perkara importasi gula periode tahun 2020-2023.
Ronny diduga telah menerima sejumlah uang dan akibatnya sebanyak 26 ribu ton gula bisa dikeluarkan dari gudang dari Kawasan Berikat tersebut dengan tidak sebagaimana mestinya.
Berita Terkait
-
KPK Ungkap Modus Budiman Bayu Sembunyikan Uang Gratifikasi Rp5,19 Miliar
-
KPK Ungkap Kasus Korupsi Bea Cukai Pengaruhi Maraknya Rokok Ilegal
-
Kasus Bea Cukai, KPK Pamerkan Uang Rp5 Miliar dalam 5 Koper yang Didapat dari Safe House
-
KPK Pamerkan Barang Bukti Lima Koper Berisi Uang Rp5,19 Miliar Korupsi Bea Cukai
-
Minta Mobil Dinas Rp8,5 M, Intip Harta Kekayaan Gubernur Kaltim Rudy Masud dan Istri
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!
-
Luput dari Pengawasan, Praktik Tak Manusiawi di Panti Disabilitas Mental Dilaporkan ke Mensos
-
Siap Berdebat dengan Menteri Pigai Soal HAM, Zainal Arifin Mochtar: Bukan Teoretis tapi Tagih Janji
-
Demo Mahasiswa di Mabes Polri saat Ramadan, Polisi Berpeci dan Bersorban Siap Bagi Takjil
-
Geger Mobil Dinas Rp8,5 M, Golkar "Semprot" Gubernur Kaltim: Ukur Kondisi Rakyat