Suara.com - Tesla, pabrikan mobil listrik yang digadang-gadang sebagai penyelamat lingkungan, kini malah tersandung masalah hukum.
Environmental Democracy Project, sebuah lembaga non-profit, melayangkan gugatan terhadap Tesla terkait aktivitas pabrik mereka di Fremont, California.
Dilansir dari Motorbiscuit, tudingannya cukup serius: Tesla disebut "membahayakan kesehatan warga sekitar dan pekerja pabrik dengan paparan nitrogen oksida, arsenik, kadmium, dan bahan kimia berbahaya lainnya."
Jika Tesla terbukti bersalah, pabrikan mobil listrik nomor satu dunia ini terancam denda sebesar $121,275 (sekitar Rp 1,9 miliar) berdasarkan Clean Air Act.
Angka tersebut terbilang "receh" mengingat harga Tesla Model S yang mencapai $74,630 (sekitar Rp 1,1 miliar).
Namun, terlepas dari besarnya denda, gugatan ini memunculkan ironi tersendiri bagi citra Tesla sebagai perusahaan yang ramah lingkungan.
Faktanya, proses produksi dan pengecatan mobil, tak peduli mobil listrik sekalipun, tetap menghasilkan polusi.
Klaim "zero emission" yang diusung mobil listrik biasanya merujuk pada emisi yang dihasilkan selama mobil beroperasi di jalan.
Artinya, jejak karbon yang dihasilkan saat produksi dan daur ulang baterai belum sepenuhnya terhitung.
Baca Juga: Busi Kotor Bikin Mobilmu Pincang dan Loyo, Ini Penjelasannya
Bagi Anda yang sedang melirik mobil listrik sebagai pilihan ramah lingkungan, tak ada salahnya untuk menggali lebih dalam praktik manufaktur perusahaan pembuatnya.
Dengan demikian, keputusan Anda untuk membeli mobil listrik bisa lebih bijak dan berdampak positif secara menyeluruh.
Berita Terkait
-
Fitur Baru Apple Bisa Cegah Penumpang Mobil Mabuk Darat saat Pakai Ponsel, Begini Cara Kerjanya
-
Tak Cuma Sepak Bola, Erick Thohir Dan Shin Tae-yong Kompak dalam Urusan Isi Garasi
-
Sempat Punya Mobil Mahal Idaman Sejuta Umat, Adik Rizky Febian Malah Ganti Tunggangan "Biasa" Ini
-
Mobil Bergoyang atau Oleng saat Perjalanan? Kenali Penyebabnya dan Atasi dengan Tepat
-
AS Pagari Mobil Listrik China: Konglomerat Girang, Rakyat Jelata Meradang
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Yadea Siapkan Peluncuran Motor Listrik Jarak Jauh untuk Pasar Indonesia
-
Tantangan Efisiensi Logistik dan Cara Isuzu Pangkas Konsumsi BBM Truk Hingga Jutaan Rupiah
-
Eksplorasi Gerbang Pulau Sumatera Bersama MAXI Tour Boemi Nusantara
-
Rahasia Bikin Ban Mobil Tetap Awet dengan Teknik Rotasi dan Spooring yang Tepat
-
Fenomena Yamaha Tmax Tetap Jadi Buruan Walau Seharga Innova Reborn
-
Tips Hadapi Macet Tanjakan Saat Libur Panjang Gunakan Suzuki Grand Vitara
-
Apakah Hari Ini Ada Ganjil Genap? Ini Aturan Tanggal 14-17 Mei 2026
-
Yogyakarta Jadi Saksi, Indomobil eMotor Jawab Keraguan Harga Hingga Baterai yang Tembus 140 Km
-
Terpopuler: 5 Mobil Bekas Pajak Rp1,5 Jutaan untuk Keluarga Kecil, Keunikan Honda Navi 2026
-
Bukan LCGC! Hatchback 1.200cc DOHC Ini Tembus 21 Km/Liter, Bekasnya Cuma Rp 65 Jutaan