Suara.com - Huawei, raksasa teknologi global, baru-baru ini membuat pernyataan berani tentang produk masa depan mereka. Melalui kerjasama keempat mereka dengan produsen mobil China, JAC, Huawei berambisi untuk melampaui Maybach dan Rolls-Royce dalam hal kemewahan dan kenyamanan.
Yu Chengdong, Kepala Solusi Mobil Cerdas Huawei, menyatakan, "Ya, nama Huawei-JAC belum diputuskan. Ini mungkin mobil level, sangat high-end. Patokan kami jauh melampaui tingkat Maybach dan Rolls-Royce Phantom. Lebih mewah, lebih high-end, dan lebih nyaman daripada mereka."
Terdengar ambisius. Namun, itu persis target yang ditetapkan CEO Huawei untuk usaha patungan baru mereka, dengan tujuan mengganggu pasar mobil ultra-mewah.
Dilansir dari Carscoops, model pertama dari usaha patungan baru ini dirumorkan akan menjadi sedan luas yang menampilkan powertrain sepenuhnya listrik.
EV ultra-mewah ini diharapkan akan melakukan debutnya pada kuartal keempat 2024, memposisikan dirinya sebagai pesaing langsung untuk model-model unggulan seperti BMW i7 dan Mercedes-Benz EQS.
Merek otomotif baru yang sedang dibuat oleh Huawei dan JAC akan mewakili divisi keempat dari proyek HIMA.
Calon mobil ultra-mewah ini akan duduk di atas kemitraan Huawei yang ada seperti Stelato high-end (BAIC), Luxeed kelas menengah (Chery), dan AITO berfokus SUV (Seres).
Keempat merek ini melayani demografi muda, menekankan fitur berteknologi tinggi dan praktikalitas dalam pemasaran mereka.
Selama wawancara yang sama dengan media outlet China QQ, Yu Chengdong mengungkapkan bahwa dia bergantian mengendarai sedan Luxeed S7 dan SUV Aito M9 sebagai kendaraan sehari-hari.
Baca Juga: Penuhi TKDN 44 Persen, Mobil Listrik Neta V-II Resmi Dirakit di Indonesia
Dia memuji kedua kendaraan tersebut sebagai produk yang luar biasa, menyoroti teknologi LiDAR mereka dan fitur keamanan sebagai "benar-benar di depan seluruh industri."
Selain itu, dia mengungkapkan kebanggaan atas jangkauan mengemudi yang mengesankan dari model yang didukung Huawei, berkisar antara 705-855 km (438-531 mil), yang melampaui penawaran dari produsen saingan.
Berita Terkait
-
Penuhi TKDN 44 Persen, Mobil Listrik Neta V-II Resmi Dirakit di Indonesia
-
Baterai Mobil Listrik Ternyata Alami Penurunan Setelah Pemakaian Tiga Tahun
-
Kia Akui Sulit Jualan EV9 di Indonesia, Ternyata Ini Penyebabnya...
-
Permintaan Mobil Listrik Meningkat, Tesla Malah Terpuruk di Pasar Domestik AS
-
Kia EV3 Disiapkan Masuk Indonesia Tahun Depan, Jarak Tempuh Tembus 600 Km
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Cara Lapor Kecelakaan atau Kendala Mesin di Tol agar Bantuan Cepat Tiba
-
Cara Cek Kondisi Oli Mesin dan Air Radiator Sendiri di Rest Area Saat Mudik dan Balik Lebaran
-
Terpopuler: 7 Mobil Bekas Sekelas Isuzu Panther yang Irit, Motor Brebet saat Digas?
-
Sebanyak 270 Ribu Kendaraan Melintas Sepanjang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026
-
Piaggio Bicara Peluang Produksi Model Vespa Baru Rakitan Cikarang
-
Prabowo Tegaskan Pemerintah Fokus Kendaraan Listrik dan Sebut Nama Toyota
-
Negara Ini Mulai Siapkan Skema Penjatahan Bensin Dampak Krisis Bahan Bakar Global
-
Trik Aman Simpan Motor saat Ditinggal Lama Seperti Momen Mudik Lebaran
-
Jangan Asal Teduh! Ini Bahaya Parkir Mobil di Bawah Pohon Saat Mudik Lebaran
-
Robot Power Bank Jadi Solusi Pengisian Daya Mobil Listrik Tanpa Harus Antre SPKLU di Tiongkok