Suara.com - Kantor pusat Yamaha di Shizuoka digeledah oleh Kementerian Transportasi Jepang pada Rabu (5/6/2024). Penggeledahan ini terkait kasus pemalsuan hasil uji keselamatan yang terungkap pekan ini.
Sebelumnya pada Selasa kemarin, Kementerian Transportasi Jepang sudah menggeledah kantor pusat Toyota. Rencananya dalam beberapa hari ke depan, giliran kantor Honda, Suzuki dan Mazda yang akan digerebek.
Sebelumnya pada Senin awal pekan ini Yamaha mengakui telah melakukan uji kebisingan motor sport YZF-R1 di kondisi yang tidak sesuai aturan. Yamaha juga mengakui telah memalsukan data hasil pengujian yang lain.
Alhasil perusahaan berlogo garputala itu memutuskan untuk menghentikan untuk sementara pengjualan motor YZF-R1 di Jepang. Motor sport ini tidak dijual di Indonesia.
Sementara itu Kementerian Transportasi Jepang mengatakan pihaknya belum bisa memutuskan apakah harus meminta Yamaha me-recall YZF-R1 dari para konsumen. Keputusan ini akan diambil setelah penyelidikan rampung.
Dalam kasus Toyota, ada tiga mobil yang dinyatakan bermasalah laporan hasil pengujiannya. Tetapi Toyota menegaskan masalah tersebut sama sekali tak berpengaruh pada performa kendaraan dan meminta konsumen untuk tidak ragu mengendarai mobil mereka.
Terungkapnya skandal manipulasi hasil uji keselamatan terbaru ini bermula ketika Kementerian Transportasi Jepang memerintahkan sekitar 85 perusahaan otomotif setempat untuk memeriksa kembali proses sertifikasi produk, termasuk di dalamnya soal uji keselamatan.
Perintah itu dikeluarkan menyusul terbongkarnya praktik manipulasi hasil uji keselamatan di Daihatsu dan Toyota selama bertahun-tahun pada akhir 2023 kemarin.
Baca Juga: Pengiriman Dihentikan Sementara, Motor Yamaha Jenis Apa yang Kena Skandal Pengujian di Jepang?
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026