Suara.com - Apakah Anda merasa mobil listrik kurang menggairahkan? BMW sepertinya setuju dengan Anda.
Meskipun era transmisi manual yang menyenangkan sedang berakhir, mobil listrik juga dianggap kurang emosional dan kurang menarik bagi para penggemar otomotif.
Namun, BMW M memiliki rencana menarik untuk mengatasi masalah ini.
Simulasi Gigi Pada Mobil Listrik
BMW M CEO, Frank Van Meel, terinspirasi oleh Hyundai Ioniq 5 N. SUV listrik ini dilengkapi dengan simulasi perpindahan gigi di transmisi, suara ledakan, dan bahkan mode drift.
“Saya suka cara berpikir mereka, itu juga cara kami berpikir. Anda perlu mendapatkan umpan balik di dalam mobil. Jika Anda sedang di trek, Anda tidak punya waktu untuk melihat kecepatan atau tachometer. Jika Anda sedang balapan, jika Anda meluangkan waktu untuk melihat layar, dua mobil akan melewati Anda. Jadi yang Anda butuhkan adalah cara untuk mengetahui gigi apa yang Anda gunakan, cara untuk ‘merasakan’ putaran mesin,” kata Van Meel, dikutip dari Autobuzz.
BMW M berencana menghadirkan simulasi gigi pada mobil listrik masa depan mereka. Meskipun mobil listrik hanya memiliki satu gigi, simulasi ini akan memberikan pengalaman lebih menarik.
“Kami telah bekerja pada ini selama beberapa tahun dan saya pikir kami memiliki pendekatan yang sangat menarik untuk masalah ini,” tambah Van Meel.
Dalam mobil listrik murni, tanpa suara dan emosi, Anda tidak tahu apakah sedang melaju 125 km/jam atau 150 km/jam.
Baca Juga: Ternyata Ini Jenis Mobil Bekas yang Menjadi Favorit Sepanjang 2024
BMW ingin menciptakan koneksi dengan otak pengemudi tanpa memaksa mereka melihat kecepatan di speedometer. Simulasi gigi dan suara seperti yang diterapkan oleh Hyundai adalah solusi yang tepat.
BMW M tidak akan menciptakan suara palsu seperti supercar atau pesawat luar angkasa. Meskipun ada yang mengkritik suara simulasi pada Hyundai Ioniq 5 N, BMW M yakin bahwa suara ini akan selalu disesuaikan dengan input pengemudi.
BMW M ingin menciptakan dimensi baru dari mobil sport otentik, dengan pengemudi sebagai pusatnya. Mereka tidak ingin menciptakan pengalaman seperti bermain PlayStation, melainkan tetap fokus pada satu misi dengan mobil-mobil mereka.
Berita Terkait
-
Ternyata Ini Jenis Mobil Bekas yang Menjadi Favorit Sepanjang 2024
-
SUV Wuling Bakal Diperkenalkan pada Agustus 2024, 2 Pilihan Siap Goda Konsumen
-
Hyundai Creta EV Segera Hadir, Usung Baterai 45 kWh dan Jarak Tempuh Menjanjikan
-
Jangan Heran, Ternyata Ini yang Membuat Harga Mobil Listrik China Bisa Murah
-
Susul AS dan Eropa, Giliran Kanada yang Pasang Tarif Tinggi untuk Mobil Listrik China
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X
-
Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri