Suara.com - Membeli mobil bekas dengan kilometer rendah seringkali dianggap sebagai pilihan yang lebih baik, apalagi mobil-mobil tua yang kini banyak diburu untuk dijadikan koleksi. Namun, jangan terlalu cepat beranggapan demikian.
Kilometer rendah pada odometer sebenarnya bisa menjadi tanda peringatan, dan bukan hanya karena adanya indikasi "reset kilometer" alias jarak tempuh di trip meter dimundurkan.
Ada beberapa alasan mengapa mobil bekas dengan kilometer rendah belum tentu lebih baik, berikut rangkumannya dikutip dari The Drive:
Kurangnya Penggunaan Aktif
Mobil yang jarang digunakan atau hanya diparkir dalam garasi cenderung mengalami masalah.
Komponen-komponen seperti baterai, ban, dan sistem bahan bakar memerlukan penggunaan aktif untuk berfungsi dengan baik.
Jika mobil hanya dinyalakan sesekali, risiko kerusakan lebih tinggi.
Dampak Waktu
Meskipun jarang digunakan, mobil tetap terkena dampak waktu. Bahan bakar yang duduk lama bisa merusak sistem bahan bakar. Karet dan plastik pada mobil juga mengalami penuaan dan bisa retak atau rusak.
Baca Juga: Sejarah Kelam Penemu Intermittent Wiper: Kreasinya Sempat Dicuri Pabrikan Mobil Ternama
Korosi Internal
Cairan pendingin yang sudah tua dapat menjadi asam dan merusak bagian dalam mesin. Begitu pula dengan cairan rem yang menyerap air dan dapat merusak komponen rem.
Kondisi Statis
Mobil yang hanya duduk tanpa pergerakan bisa mengalami masalah seperti bocor pada sistem rem, keausan pada ban, dan korosi pada bagian-bagian logam.
Biaya Perawatan
Meskipun tampak prima, mobil dengan kilometer rendah seringkali memerlukan perawatan lebih intensif. Komponen yang jarang bergerak bisa mengalami keausan lebih cepat saat akhirnya digunakan.
Berita Terkait
-
Sejarah Kelam Penemu Intermittent Wiper: Kreasinya Sempat Dicuri Pabrikan Mobil Ternama
-
Insentif Mobil Hybrid Dinilai Ganggu Eksosistem Mobil Listrik, Faktanya...
-
Xiaomi SU7: Laku 20 Ribu Unit, Gaji Buruhnya Tembus 20 Juta Rupiah
-
Intip Toyota Hyper-F Concept: Fortuner Tampil Makin Arogan, Mesin Makin Jempolan?
-
Seberapa Hemat Mobil Listrik Wuling Air ev Digunakan untuk Harian
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Cara Aman Touring Jarak Jauh Saat Libur Lebaran Ala Yamaha Riding Academy
-
Bahaya Abaikan Kondisi Ban Saat Mudik Lebaran Bridgestone Siapkan Layanan Cek Gratis
-
Apakah Bisa Titip Motor di Polsek Saat Mudik Lebaran? Simak Syarat dan Lokasinya
-
Panduan Merawat Mobil Hybrid Toyota Agar Aki Tidak Tekor Saat Ditinggal Mudik Lebaran
-
Tips Sederhana Rawat Mobil Mazda Sebelum Lakukan Perjalanan Mudik Lebaran 2026
-
Ini Perbedaan Tipe EV Charger, Sesuaikan dengan Kapasitas Baterai Kendaraan Anda!
-
Strategi Daihatsu Atasi Kredit Mobil Ditolak Perusahaan Pembiayaan
-
AHM Fasilitasi Ribuan Konsumen Setia Mudik ke Kampung Halaman dan Siagakan Ratusan Posko
-
Kapan Truk Dilarang Melintas saat Lebaran 2026? Ini Jadwal dan Daftar Ruas Tolnya
-
Gojek Buka Suara soal Sulitnya Cari Ojol di Akhir Ramadan, Sebagian Pengemudi Mulai Pulkam!