Suara.com - Di tengah tren kendaraan listrik yang kian marak, BMW Motorrad, divisi motor BMW, rupanya belum berencana untuk menambah produk motor listriknya. Hal ini disampaikan oleh CEO BMW Motorrad, Markus Flasch, dalam wawancara dengan media Italia Motociclismo.
Flasch menjelaskan bahwa BMW Motorrad saat ini lebih fokus pada pengembangan kendaraan listrik roda empat.
"Kami mendengarkan dengan saksama permintaan audiens kami. Pada saat yang sama, kami mengamati dengan saksama persaingan di pasar dan apa yang dibawa ke pasar. Jika Anda menggabungkan kedua aspek tersebut, Anda akan sampai pada kesimpulan bahwa waktu untuk sepeda motor listrik berperforma tinggi mungkin belum tiba," kata Flasch dilansir dari Visordwon.
Meskipun model motor listrik kecil seperti CE 02 dan CE 04 menjadi populer karena setara dengan mesin 125cc, Flasch menegaskan bahwa BMW Motorrad tidak memerlukan model motor listrik kecil lainnya.
"Kami rasa tidak akan membutuhkan sepeda motor listrik dengan tenaga lebih besar dalam dua atau tiga tahun ke depan," jelasnya.
Di tengah langkah beberapa pabrikan motor lain seperti Honda, Yamaha, Kawasaki, dan Ducati yang telah terjun ke sepeda motor listrik, BMW Motorrad tampaknya masih ingin mengambil langkah hati-hati. Flasch menyatakan bahwa BMW Motorrad akan terus memantau pasar dan permintaan konsumen sebelum memutuskan untuk menambah produk motor listriknya.
Keputusan BMW Motorrad untuk tidak menambah produk motor listriknya dalam waktu dekat menunjukkan bahwa pabrikan asal Jerman ini masih ingin fokus pada pengembangan kendaraan listrik roda empat.
Meskipun demikian, bukan berarti BMW Motorrad tidak akan pernah memproduksi motor listrik di masa depan. Flasch sendiri menyatakan bahwa BMW Motorrad akan terus memantau pasar dan permintaan konsumen.
Baca Juga: BMW Enggan Racik Motor Listrik dengan Jarak Tempuh Jauh, Ini Sebabnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
9 Cara Menghilangkan Bekas Stiker di Motor yang Membandel
-
5 Rekomendasi Oli Mesin Vespa 2 Tak, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
Beli Motor Bekas Tarikan Leasing Apakah Aman? Pertimbangkan Hal Berikut
-
Tetap Berjaya Meski Sudah Ada Penerusnya, Mazda 2 Berapa cc?
-
Terpopuler: Pajak Kendaraan Jateng Meroket tapi Jogja Tetap, NMax Kini Lebih Murah dari Beat
-
Si Hatchback Cakep Underrated, Berapa Harga Mazda 3 dan Pajak Tahunannya?
-
5 Motor Listrik Jarak Tempuh Tembus 100 Km: Sanggup Mudik Lintas Provinsi, Mulai Rp14 Juta
-
Update Harga Motor NMAX Bekas Februari 2026: Mulai Rp15 Jutaan, Cek Pasaran Tahun 2015-2021!
-
Pajak Kendaraan di Jawa Tengah Jadi Sorotan, Ini Simulasi Hitungan Opsen PKB untuk Toyota Avanza
-
4 Alasan NMAX Old Semakin Diburu Daripada Generasi Baru, Intip Harga Bekas Februari 2026