Suara.com - Marketing motor listrik Volta, Putra, mengatakan konsumen yang tertarik pada motor listrik perlu melihat beberapa aspek.
Sebelum membeli seperti baterai apa yang digunakan pada unit motor serta after sales terkait suku cadang.
"Baterai minimal harus lithium, kalau di Volta sudah lithium dan LifePO4 sudah yang teknologi terbaru, kedua perhatikan after sales untuk pembelian spare part-nya susah," ucap Putra di tenant Volta Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2024, di ICE BSD Tangerang, Kamis 25 Juli 2024.
Ia mengatakan calon pembeli biasanya memperhatikan baterai yang dipakai pada unit motor listrik, apakah sudah lithium atau masih Sealed Lead Acid (SLA).
Selebihnya pembeli biasanya memperhatikan model dan harga, sama seperti melihat motor bensin pada umumnya.
Calon pembeli juga perlu mengetahui apakah showroom dari motor listrik yang akan dibeli menyediakan suku cadang agar tidak kesulitan saat terjadi kerusakan pada motornya.
Hal lain yang perlu diperhatikan lagi, kata Putra, adalah mengetahui di mana saja tempat tersedianya stasiun pengisian baterai atau tempat menukar baterai.
"Kita juga harus ada perubahan perilaku yang tadinya motor bensin nggak mikirin kita perjalanan jauh selama ada pom bensin bisa, tapi kalau motor listrik kita harus lihat stasiun yang bisa swap baterai," katanya.
Putra mengatakan sebagian jenama motor listrik biasanya memiliki masalah pada baterai yang kemungkinan bisa drop. Pengguna motor listrik bisa menyiasati untuk memperpanjang masa guna baterai motor listrik dengan tidak mendiamkan motor atau tidak dipakai selama dua hari lebih.
Baca Juga: GIIAS 2024: Motor Listrik Makin Terjangkau, Mulai 5 Jutaan!
Jika tidak digunakan terlalu lama, motor harus di "jumper" agar hidup kembali, sama halnya dengan aki pada motor bensin.
"Perawatan di baterai, minimal dua hari sekali dipakai, selebihnya seperti motor biasa, tidak ada perawatan khusus," kata Putra.
Untuk merk Volta di GIIAS 2024, ada tawaran menarik bagi pengunjung yang melakukan pembelian selama pameran. Seperti potongan subsidi sebesar Rp7 juta dan tambahan diskon Rp1 juta untuk pembelian unit selama GIIAS berlangsung.
Volta juga menyediakan pembelian baterai tambahan dengan diskon dua juta dan merchandise gratis yang bisa didapat pembeli seperti helm, kaos dan free membership selama satu tahun. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar
-
Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?