Suara.com - SUV belakangan lagi ngetren. Pabrikan mobil pun ramai terjun di segmen ini, mengisi kelas 2500.cc hingga kelas kecil sekaliber 1.200 cc. Di Indonesia, segmen under 1.500cc ini sudah diisi oleh banyak pemain, mulai dari si kembar Toyota Raize-Daihatsu Rocky, hingga Nissan Magnite.
Namun berbeda dengan di Indonesia, segmen ini rupanya lebih panas dengan hadirnya banyak kompetisi, termasuk dari Hyundai. Uniknya, di Negeri Bollywood tersebut, mobil-mobil segmen ini pun dijual dengan harga jauh lebih murah, bahkan tak sampai menyentuh angka 150 juta rupiah.
Salah satu mobil tersebut adalah Hyundai Venue, yang dijual dengan banderol mulai dari 794.100 rupee atau sekitar Rp 146,2 juta, lebih murah bahkan dari Toyota Agya (mobil termurah Toyota) yang harganya bercokol di angka 170 jutaan rupiah. Sementara itu, versi diesel dijual dengan harga mulai dari 1.070.700 rupee atau 197,2 juta rupiah.
Hyundai Venue memiliki beberapa spesifikasi menarik. Ini adalah mobil SUV mini dengan tiga mesin yang tersedia: dua mesin bensin (998 cc dan 1197 cc) dan satu mesin diesel (1493 cc).
Venue dilengkapi dengan transmisi manual dan otomatis, serta memiliki jarak sumbu roda sebesar 2,500 mm, panjang 3,995 mm, dan lebar 1,770 mm. Venue ini memiliki kemampuan menampung hingga lima penumpang dan menawarkan fitur-fitur canggih seperti komando suara, kursi pengemudi yang bisa ditegakkan, dan kursi belakang yang bisa ditegakkan.
Selain itu, Venue juga memiliki sistem hiburan otomatis dan dukungan koneksi tanpa kabel untuk Apple CarPlay dan Android Auto. Rumor yang sempat beredar memaparkan bahwa mobil ini bisa jadi hadir ke Indonesia tak lama lagi, namun sejauh ini Hyundai Indonesia belum memberikan pengumuman resmi.
Berita Terkait
-
Seberapa Penting Nomor Rangka Mobil? Identitas Unik Kendaraan yang Wajib Dipahami
-
Kolaborasi Yamaha dengan Produsen Mobil Sport di Inggris, Ciptakan Teknologi Canggih
-
Jejak Lawas Jokowi Soal ESEMKA Viral Lagi: Pesanan Sudah 6 Ribu, Inden Sekarang dapat Unit 3 Tahun Lagi
-
Uni Eropa Sepakat Naikkan Tarif Impor Mobil Listrik China, Jerman Menolak
-
Toyota dan Subaru Produksi Bareng Mobil Listrik Mulai 2026
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar
-
Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?