Suara.com - Kasus pencurian sepeda motor Ninja saat transaksi COD di Kudus, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu menjadi viral di media sosial. Kejadian ini kembali menyoroti maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor di Indonesia, khususnya di wilayah Kabupaten Pati.
Kasus pencurian ini berawal dari salah satu unggahan media sosial memomedsos. Dalam unggahan tersebut diceritakan bagaimana sang pencuri tertangkap di Pati.
Modus pencurian yang dilakukan pelaku terbilang licik. Dengan dalih ingin mencoba motor terlebih dahulu, pelaku berhasil membawa kabur motor Ninja milik korban. Aksi pencurian ini terekam kamera dan menjadi bukti kuat bagi kepolisian untuk melakukan penyelidikan.
"Kronologi: saat cod si pembeli datang dengan temannya, kemudian dia bilang ingin mencoba dulu motornya dan temannya ditinggal. Setelah ditunggu lama si pembeli yg membawa motor tidak kembali. Dan ternyata teman yg diajak pun tidak kenal dengan orang itu. Akhirnya temannya itu dibawa ke polsek Undaan." tulis caption dari unggahan tersebut.
Menariknya, motor Ninja yang berhasil dicuri tersebut ditemukan di wilayah Pati. Hal ini kembali memunculkan dugaan bahwa Pati menjadi tempat penadah kendaraan curian.
Unggahan ini pun mendapatkan respons dari warganet di kolom komentar.
"Pati lagi Pati lagi. Hati-hati bagi yang mau COD," tulis salah seorang netizen.
"Lama-lama Pati diblacklist juga nih," celetuk netizen lainnya.
Sebelumnya, wilayah ini juga pernah menjadi sorotan terkait kasus pencurian mobil rental yang menyebabkan pemilik meninggal di hajar massa. Kemudian ada dugaan adanya komunitas yang menjual mobil tanpa dokumen resmi.
Kasus pencurian motor Ninja ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi jual beli, terutama secara online. Beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menghindari menjadi korban pencurian:
- Tidak Pernah Menyerahkan Kendaraan kepada Calon Pembeli Sebelum Transaksi Selesai: Selalu lakukan transaksi di tempat yang ramai dan aman.
- Minta Pendamping Saat Melakukan Transaksi: Ajak teman atau kerabat yang terpercaya untuk menemani saat melakukan transaksi.
- Laporkan ke Pihak Kepolisian: Jika mengalami kejadian serupa, segera laporkan ke pihak kepolisian terdekat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Motor Matic Honda Terbaru Apa Saja? Ini 8 Tipe Paling Dicari
-
4 Mobil Listrik dengan Ground Clearance Tinggi, Gak Takut Jalan Rusak
-
Daftar Harga Motor Listrik Polytron April 2026, Mulai Rp11 Jutaan
-
Dominasi Tim Toyota Gazoo Racing Indonesia di Seri Pembuka Kejurnas Sprint Rally 2026
-
Daftar Mobil Hybrid Paling Diminati Maret 2026 di Tengah Penurunan Penjualan Mobil Baru
-
Siap Ganti Mobil? Simak Pricelist Terbaru Toyota April 2026 dari MPV, SUV, hingga EV
-
Alternatif Nmax dan PCX, Intip Daftar Harga Motor Listrik Alva, Mulai Berapa?
-
Mobil Listrik Jaecoo Buatan Negara Mana? Cek 4 Tipe Terlaris, Harga Mulai Rp200 Jutaan
-
Pasar Otomotif Nasional Lesu Angka Penjualan Mobil Maret 2026 Kembali Terjun Bebas
-
Daripada Beli Emmo untuk MBG, Spesifikasi Royal Enfield Listrik Ini Jauh Lebih Menggoda