Suara.com - Musim hujan tiba, dan bagi para pemotor, jas hujan menjadi salah satu perlengkapan wajib yang harus selalu siap sedia. Namun, tahukah kamu bahwa jas hujan juga memiliki masa pakai yang perlu diperhatikan?
Jangan sampai jas hujan yang kamu andalkan justru bocor atau tidak nyaman dipakai. Berikut ini lima tanda untuk mengetahui kapan waktu yang tepat untuk ganti jas hujan:
1. Bocor di Banyak Tempat
Jika jas hujanmu mulai bocor di beberapa tempat, ini adalah tanda pertama bahwa jas hujan tersebut perlu diganti.
Bocor bisa disebabkan oleh material yang sudah mulai aus atau jahitan yang tidak lagi rapat. Jas hujan yang bocor tentu saja tidak akan efektif melindungi kamu dari hujan.
2. Material yang Menjadi Kaku
Material jas hujan yang sudah tua biasanya akan menjadi kaku dan tidak nyaman dipakai. Ini dapat mengurangi fleksibilitas dan membuat gerakan berkendara menjadi tidak nyaman.
Jas hujan yang baik seharusnya tetap elastis dan fleksibel meskipun sering digunakan.
3. Warna yang Pudar
Warna jas hujan yang mulai pudar bukan hanya tanda visual dari penggunaan yang lama, tetapi juga bisa menunjukkan bahwa material jas hujan mulai menurun kualitasnya.
Jas hujan dengan warna yang masih cerah biasanya lebih mudah terlihat di jalan, sehingga meningkatkan keamanan berkendara.
4. Resleting atau Kancing yang Rusak
Resleting dan kancing adalah bagian penting dari jas hujan yang memastikan jas hujan tertutup dengan rapat. Jika resleting atau kancing sudah rusak, jas hujan tidak akan dapat memberikan perlindungan maksimal.
Memperbaiki resleting atau kancing yang rusak mungkin menjadi solusi sementara, tetapi jika kerusakannya parah, lebih baik segera ganti dengan yang baru.
5. Lapisan Dalam yang Mulai Mengelupas
Berita Terkait
-
Motor Jadul Dijual Lagi, Honda Kenalkan Super Cub 50 Final Edition dan Hello Kitty Edition: Berapa Harganya?
-
TVS iQube Standard Diperkenalkan di IMOS 2024, Harga Lebih Murah
-
Kenali Fungsi Penting Oli Mesin untuk Hindari Motor Rewel Di Masa Depan
-
Kenalan dengan IMU, Fitur Keamanan Honda ST125 Dax yang Bikin Pengendara Tak Perlu Cemas
-
Honda Siap Goda Konsumen dengan Motor Sport Retro Berkapasitas Mesin Gede, Harga Ramah di Kantong
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Intip Rahasia Mesin Vario Evo 160 yang Bikin Tarikan Makin Galak, Bukan Evolusi Wajah Saja
-
Mitsubishi Fuso Perkuat Logistik Kalimantan Lewat Layanan di Tengah Jalur Tambang Sandai
-
Kemenperin Klaim Dua Perusahaan Komponen Otomotif Jepang Tak Pindah ke Vietnam
-
Hyundai akan Tinggalkan Mobil ICE, Apa Saja Gantinya?
-
Changan Deepal S05 Tebar Pesona Lewat Teknologi REEV yang Sanggup Tempuh Jarak 1.100 Kilometer
-
3 Motor Listrik Commuter Lintas Kota dan Kabupaten: Setara Nmax, Solusi untuk Pekerja dan Mahasiswa
-
2 Motor Listrik Alternatif Scoopy dan Vespa: Nggak Mikir Oli Mahal, Idola Pelajar dan Pekerja
-
Strategi Yadea Pikat Warga Jakarta di PRJ 2026 Obral Subsidi 10 Juta Cukup Modal Tunjukkan SIM C
-
KLH Susun Aturan Limbah Baterai Kendaraan Listrik
-
Nama 'Evo' akan Diambil Alih dari Mitsubishi? Ini 'Pelakunya'