Suara.com - PT Pertamina Lubricants menggandeng perusahaan petrokimia Italia, Maxprom S.r.L, untuk mengembangkan produksi pelumasnya di Eropa.
Kerja sama ini menandai langkah awal Pertamina Lubricants untuk memulai proses blending dan distribusi produk di Eropa. Produk yang akan dihasilkan adalah Fastron Platinum Racing 10W-60, oli berperforma tinggi yang dirancang khusus untuk supercar.
Fastron Platinum Racing 10W-60 akan menjadi produk pelumas pertama Pertamina Lubricants yang diproduksi di luar Indonesia.
"Kami berharap dapat memperluas peluang distribusi di pasar Eropa dan memenuhi kebutuhan konsumen di wilayah tersebut," kata Direktur Sales & Marketing PT Pertamina Lubricants, Dwi Puja Ariestya di Jakarta, Senin (18/11/2024).
Dwi mengatakan Fastron Platinum Racing 10W-60 langsung digunakan divisi balap Lamborghini Squadra Corse di seluruh ajang balap, termasuk di kompetisi World Class Super Trofeo World Final yang diadakan pada 16 November 2024 di Jerez, Spanyol.
“Ini menjadi bukti pengakuan dunia terhadap kualitas pelumas karya anak bangsa Indonesia,” terang Dwi.
Sejak 2015, Pertamina Lubricants telah menjadi Official Technical Partner Lamborghini Squadra Corse. Pada saat itu Lamborghini Squadra Corse menghadapi tantangan dalam mengembangkan balapan Super Trofeo di Asia, yang memiliki iklim cukup ekstrim ketika musim panas.
Pertamina Lubricants memberikan solusi terhadap tantangan tersebut dengan mengembangkan Fastron Platinum Racing 10W-60, pelumas dengan spesifikasi khusus yang dirancang untuk mempertahankan performa optimal dalam kondisi ekstrem.
Selain Super Trofeo, oli Pertamina Fastron Platinum Racing 10W-60 juga digunakan oleh tim Lamborghini dalam ajang balap bergengsi lainnya, seperti GT3, World Endurance Championship, dan The International Motor Sports Association Championships untuk kategori hypercar Le Mans Daytona Hybrid.
Baca Juga: Tiru PSSI dan Shin Tae yong, Pertamina Lubricants Bina Pembalap Muda Bareng Valentino Rossi
Ekspansi produksi di Italia melalui Maxprom S.r.L diharapkan dapat mempercepat penetrasi Pertamina Lubricants di pasar Eropa, sekaligus meningkatkan kesadaran merek dan loyalitas pelanggan di pasar global.
Berita Terkait
-
Pertamina Lubricants Hadirkan Pelumas Eksklusif untuk Motor BMW
-
Pertamina Lubricants Gelar Undian untuk Pelanggan Setia
-
Latih Warga Jakarta Servis Sepeda Motor, Pertamina Lubricants Ingin Buka Peluang Wirausaha
-
Kolaborasi dengan VR46 Racing Team Bawa Pertamina Lubricants Lebih Mendunia
-
Ingin Gabung Sekolah Balap Valentino Rossi? Ini Tips dari Pertamina Lubricants
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
7 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh dengan Baterai Bandel, Harga Mulai Rp3 Jutaan
-
Cari Mobil Listrik Bekas Modal Rp75 Juta? Ini 5 Pilihan yang Bisa Kamu Pertimbangkan
-
Toyota Ladeni 'Perang Harga' Demi Bersaing dengan Kendaraan Listrik China
-
Adu Irit Biaya Operasional Motor Listrik vs Motor Bensin, Mana yang Lebih Hemat?
-
Rahasia Bensin Motor Tetap Irit Meski Dipakai Jarak Jauh, Modal Rp2 Ribu Saja
-
Apakah Motor Listrik Bisa Dicas di Rumah? Jangan Keliru Agar Tak Tersetrum
-
Pemerintah Jepang Pangkas Subsidi BYD Hingga Setengah Harga Demi Lindungi Produk Lokal
-
Berapa Harga Mitsubishi Destinator Bekas? Segini Selisihnya dengan yang Baru
-
Mobil Luxio Bekas di Bawah Rp100 Juta, Dapat Unit Tahun Berapa?
-
Impor Pikap India Belum Cukup dan Agrinas Impor Lagi dari China untuk Kopdes Merah Putih