Suara.com - Pertamina Lubricants akan mulai menyeleksi bakat-bakat muda di dunia balap motor Indonesia untuk selanjutnya menempuh pendidikan di VR46 Riders Academy, institusi pembinaan pembalap muda milik Valentino Rossi di Italia.
VP Marketing Pertamina Lubricants Nugroho Setyo Utomo, dalam perbincangan dengan wartawan di Sentul, Bogor, Jawa Barat, belum lama ini mengatakan ada beberapa faktor yang akan diperhatikan dalam proses seleksi.
"Paling penting untuk persiapan pembalap, tidak hanya skill tapi juga mental," tegas Nugroho.
Soal mental ini, lanjut Nugroho, berkaitan erat dengan kemauan untuk hidup disiplin. Ia mencontohkan pembalap-pembalap MotoGP dari tim Pertamina Enduro VR46 Racing Team, yang berhubungan erat dengan Pertamina Lubricants sebagai sponsor utama.
"Hidup harus mau lebih teratur. Bangun pagi terjadwal. Makan harus dijaga. Karena ketika motor di-setting sesuai bobot dia dan tiba-tiba dia makan sate, gorengan lalu bobot dia naik setengah kilogram saja, maka akan banyak yang berubah. Setting suspensi misalnya akan bikin pusing race engineer-nya," beber dia.
"Pengalaman saya dengan pembalap luar negeri, misalnya kita meeting malam dan jam 9 dia harus tidur, maka dia akan pamit. Ketika kita tanya kenapa, dia bilang mau gym, setelah itu tidur. Dia bangun pagi jam 6, jogging lalu jam 9 renang. Jam 10 mereka sudah di sirkuit," lanjut Nugroho.
Faktor mental dan disiplin ini akan menjadi penilaian utama pembalap-pembalap muda yang dibawa Pertamina Lubricants ke VR46 Riders Academy, tentu saja selain prestasi dan skill di lintasan balap.
Sebelumnya Nugroho mengatakan kerja sama Pertamina Lubricants dengan VR46 Racing Team tidak hanya berhenti di balapan MotoGP, tetapi juga berlanjut ke pembinaan pembalap muda Indonesia.
Nugroho mengatakan program pembinaan dan pendidikan pembalap muda Indonesia di VR46 Riders Academy di Italia akan dimulai pada tahun 2025 mendatang. Tetapi persiapannya sudah dimulai tahun ini.
Baca Juga: PT Pertamina Lubricants Rayakan Kemenangan Tim Raih Juara Ketiga MotoGP Spanyol 2024
"Rider academy pertengahan tahun ini kita mulai bangun. Karena memang tahapannya dengan VR46 untuk Rider Academy mulai 2025. Tapi persiapannya mulai pertengahan tahun ini," kata Nugroho.
Proses seleksi pembalap muda untuk VR46 Riders Academy akan melibatkan banyak pihak. Yang pasti pihaknya akan melakukan pemantauan para pembalap muda Indonesia di berbagai ajang dan juga tak lupa melibatkan Valentino Rossi sendiri.
"Kita pasti akan minta pendapat Valentino Rossi," tegas dia.
Lebih lanjut Nugroho mengatakan proses pengembangan pembalap muda itu diharapkan bisa berbuah manis seperti Tim Nasional sepak bola yang diasuh Shin Tae yong.
Pertamina Lubricants jelas dia berambisi mengembangkan pembalap Indonesia yang bisa bertarung di ajang balap motor paling bergengsi MotoGP.
"Ultimate goal kita, sama kayak Timnas-lah. Kalau Timnas ada proses naturalisasi untuk membentuk tim. Kita harapkan nanti riders-riders yang kemarin di Indonesia sudah kelihatan bakatnya, bisa kita angkat," harap Nugroho.
Berita Terkait
-
Dapat Tawaran Kemitraan dari Aprilia, VR46 Racing Tetap Pilih Ducati
-
Kolaborasi Pertamina Lubricants dan ITS, Hadirkan Dua Mobil Hemat Energi dengan Mesin Mio
-
Pembalap MotoGP Sebut Sirkuit Mandalika Miliki Daya Magis, Seperti Berada di Tempat Liburan...
-
Pertamina Enduro VR46 Padukan Livery Batik Sambut MotoGP Mandalika
-
Pertamina Enduro VR46 Racing Team Perpanjang Kontrak Morbidelli di MotoGP
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid
-
Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara
-
Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi
-
Telat 1 Hari Bayar Pajak Motor, Apakah Kena Denda? Begini Penjelasannya
-
KBA Servis Gratis Mesin Tempel Yamaha Perkuat Sektor Maritim Nasional
-
Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?
-
Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri