Suara.com - BYD mengumumkan rencana peluncuran merek premium Denza di Indonesia dan Malaysia yang akan segera dilakukan pada kuartal pertama tahun 2025.
General Manager BYD Asia-Pacific Auto Sales Division, Liu Xueliang mengatakan, di Indonesia, BYD telah mencapai lebih dari 11.000 unit pengiriman dalam waktu 5 bulan.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa teknologi dan produk BYD telah diterima dengan positif dan konsumen Indonesia menyadari manfaat kendaraan listrik bagi tanah airnya,
"BYD optimis bahwa Denza akan diterima dengan baik juga di Indonesia. Kami berharap Denza dapat menjadi angin segar dan menciptakan sejarah baru di Indonesia," ujar Liu Xueliang, Jumat (29/11/2024).
Sebagai informasi, BYD dan Mercedes-Benz mendirikan joint venture dengan kepemilikan saham 50-50 yang melahirkan merk Denza pada 2010. Denza menggabungkan teknologi canggih BYD dengan warisan kemewahan Mercedes-Benz untuk menciptakan merek yang lebih unggul.
Setelah restrukturisasi kepemilikan saham pada tahun 2021 dan 2024, Denza kini menjadi merek yang 100% dimiliki oleh BYD.
Kesuksesan Denza ditandai dengan peluncuran D9, MPV mewah yang meraih sambutan positif di pasar global.
Meski belum memberikan informasi detail terkait produk pertama apa yang akan diboyong ke Indonsia.
Namun BYD Indonesia sempet memberikan bocoran untuk membawa Denza D9. Model ini dikabarkan akan menjadi penantang Toyota Alphard.
Baca Juga: BYD Siap Lengkapi Produk Elektrifikasi di Indonesia Dengan Hadirkan Model Hybdrid
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- 5 Rekomendasi HP Layar Besar untuk Orang Tua Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- 10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM
Pilihan
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
Terkini
-
Agrinas Impor Pikap India saat Industri Otomotif Lokal Berjuang Hindari PHK
-
Warna Baru Yamaha Grand Filano Hybrid yang Makin Stylish untuk Anak Muda
-
Hati-Hati Surat Tilang Digital Palsu di WhatsApp, Kenali Ciri Pesan Resmi dari Korlantas
-
Mengapa Harus Impor CBU dari India Saat Kapasitas Manufaktur Lokal Masih Melimpah
-
Sinyal Kuat Genesis Masuk Indonesia Bocoran Harga Muncul di Situs Resmi
-
Awas Kehabisan Bensin! Kenali Perbedaan Rest Area Tipe A, B, dan C Sebelum Mudik Lewat Tol
-
Market Share Hampir 40 Persen Buktikan Dominasi Mitsubishi Fuso di Sektor Kendaraan Niaga
-
Polemik Koperasi Merah Putih: Mengapa Pilih Mahindra Ketimbang Esemka? Cek Perbandingannya
-
Mengenal Mahindra Scorpio, Mobil India yang Picu Protes Keras GAIKINDO dan DPR
-
Prihati Pujowaskito, Dirut BPJS Kesehatan Pilihan Prabowo yang Selera Otomotif No Kaleng-kaleng