Suara.com - Pernah gak sih merasa aneh kenapa kaki kiri kita seperti pengangguran saat mengemudikan mobil matik?
Yup, berbeda dengan mobil manual yang bikin kedua kaki kerja rodi, si matik justru bikin kaki kiri santai-santai aja.
Ternyata, ada alasan penting di balik "pengangguran" ini lho.
Seperti yang diungkapkan oleh Jusri Pulubuhu, instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) dalam akun Instagram pribadinya, jusripulubuhu.
Jangan Sok Jagoan! "Waduh, masa sih segitu bahayanya kalau pakai kaki kiri buat ngerem?" Nah, tunggu dulu!
Jusri Pulubuhu, instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) dalam akun Instagram pribadinya, jusripulubuhu., punya penjelasan menarik soal ini.
"Kaki kiri berisiko menyebabkan pengereman mendadak, mengakibatkan roda terkunci sesaat (Feel nya beda)," tulisnya dalam caption Instagram-nya.
Kaki kiri kita itu sudah "terlatih" dengan beban berat gara-gara kebiasaan menginjak kopling di mobil manual.
Bayangkan kalau kekuatan sebesar itu kita pakai buat ngerem - bisa-bisa penumpang di belakang mental semua.
Baca Juga: Hadiah Mobil Jadi Kado Atas Jasa Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia
Ternyata, kaki kanan kita punya "feeling" yang lebih oke buat mengontrol pedal gas dan rem. Ibarat main game, kaki kanan punya "sensitivity" yang pas buat mengatur kecepatan.
Kalau dipaksa pakai kaki kiri? Wah, bisa-bisa malah jadi seperti main game pakai tombol yang rusak!
Bahaya Mengintai! Coba bayangkan situasi ini: kamu lagi nyetir, tiba-tiba perlu ngerem mendadak.
Kalau pakai kaki kiri, bisa jadi tekanannya terlalu keras dan bikin mobil "ngejomplang". Belum lagi risiko fatal kalau sampai salah injak pedal gas dan rem bersamaan, bisa bikin mobil kesayangan rusak.
Tips Jitu Adaptasi
Buat kamu yang baru pindah dari mobil manual ke matik, pasti ada masa-masa "galau" di mana kaki kiri masih celingak-celinguk cari kopling.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
Terkini
-
Penjualan Mobil Naik 15,9 Persen di Semester I 2026: Fuso Melejit, Honda Melempem
-
Dominasi Mutlak Toyota Gazoo Racing Indonesia Jadi Ancaman Serius Rival Slalom Nasional
-
Tipe Kepribadian Berdasarkan Pilihan Warna Mobil, Kamu yang Mana?
-
Pesona Mobil Listrik Mirip Suzuki Swift Racikan 'Geng' Wuling, Begini Bocorannya
-
BBM B50 Dinilai Bisa Menjadi Ujian Berat Bagi Daya Tahan Mesin Diesel
-
10 Mobil Terlaris Semester 1 2026: Suzuki Carry Semakin di Depan
-
Mitsubishi Motors Siap Rilis XForce Hybrid Minggu Ini
-
10 Brand Mobil Terlaris dari Wholesales Juni 2026: Toyota Tak Tertandingi, Honda Dikejar Fuso
-
Raksasa Otomotif Dunia Terguncang, Berencana Suntik Mati Separuh Model dan Lakukan PHK
-
Strategi Suzuki Pertahankan Pesona Jimny Lewat Paket Modifikasi Ikonik