Suara.com - Di bawah langit Subang yang teduh, sosok yang pernah menggemparkan persepakbolaan Indonesia kini menunjukkan sisi berbedanya.
Shin Tae-yong, pria yang dijuluki 'Si Penyihir' di lapangan hijau, terlihat meringis sambil berjalan di samping sebuah mahakarya otomotif, Hyundai Genesis G80.
Siapa sangka, tangan dingin yang mengangkat prestasi Timnas Indonesia hingga 50 peringkat FIFA kini beralih menggenggam naskah film?
Ya, Shin Tae-yong sedang menjalani syuting "Ghost Soccer: Bola Mati", sebuah film horor komedi yang menghadirkan twist unik dalam perjalanan kariernya.
Momen ini diabadikan dalam sebuah unggahan akun X yeerimc. Ditemani Jeje, sang penerjemah setia, ia menyusuri lokasi syuting di Desa Cisalak dengan senyum yang tak pernah pudar.
"Ini pengalaman baru yang menyenangkan. Walaupun hanya berperan singkat dalam film tersebut" ujarnya dikutip dari akun X tersebut.
Kehadirannya di lokasi syuting bukan sekadar mencuri perhatian karena nama besarnya, tetapi juga karena teman seperjalanannya - sang Genesis G80 yang memesona.
Berbicara tentang Genesis G80, mobil ini bukan sekadar kendaraan biasa melainkan sudah full electric. Dengan grill berbentuk tameng yang megah, G80 adalah bukti nyata bahwa Korea Selatan tak main-main dalam menciptakan masterpiece otomotif.
Dibalik dapur pacunya, G80 menyimpan tenaga listrik sebesar 364,7 TK dengan torsi menggiurkan 700 Nm. Bayangkan, dalam sekali pengisian baterai 87,2 kWh-nya, kalian bisa menjelajah sejauh 427 kilometer - cukup untuk perjalanan Jakarta-Semarang.
Baca Juga: Kabur Usai Nabrak Pejalan Kaki dan Pemotor di Palmerah, Sopir Innova Berpelat Dinas Kemhan Dimassa
Soal pengisian daya, jangan ditanya. Untuk mengisi dayanya, hanya 22 menit dari 10 persen ke 80 persen dengan rapid charging 800 V dan jika memakai 11 kW standard charger, dari 10 persen ke 100 persen butuh waktu 9 jam. Cukup menarik bukan?
Interior G80 sendiri ibarat sebuah galeri seni berjalan. Jok berbahan kulit Nappa membelai penggunanya dengan kelembutan tak tertandingi, sementara panel kayu daur ulangnya meneriakkan komitmen pada kelestarian lingkungan. Dengan panjang 5 meter, mobil ini memberikan ruang yang cukup untuk bermimpi dan berkreasi.
Soal harga, mobil ini dijual dengan banderol nulai dari Rp 1,6 miliaran. Tentu harga tersebut sepadan dengan apa yang akan dirasakan pengendara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
Terkini
-
5 Fakta Keras Mendagri Paksa Gubernur se-Indonesia Hapus Pajak Kendaraan Listrik, Apa Saja?
-
5 Rekomendasi Mobil Listrik Mungil Paling Irit dan Ringan Pajak di 2026
-
Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
-
Mirip Aerox, Yamaha Rilis Skutik Dek Rata Pakai Lampu Projie LED dan Punya Bagasi Helm Full Face
-
5 Mobil Sunroof Murah 2026, Ada Pilihan Baru dan Bekas Mulai Rp150 Jutaan
-
Mendagri Ngotot Hapus Semua Pajak Mobil Listrik di Daerah, Angin Segar Dunia EV Tanah Air
-
Itung-itungan Pajak Tahunan Wuling Air EV usai Aturan Baru: Masih Layak Dilirik?
-
5 Rekomendasi Jaket Cowok Murah untuk Naik Motor Harian Anti Gerah
-
Tren Mobil Listrik Murah Mulai Gerus Pasar MPV Konvensional di Indonesia
-
5 Mobil Listrik Termurah di Bawah Harga Brio RS: AC Sejukkan si Kecil, Peneduh dari Bara El Nino