Suara.com - Satu mobil Kijang Innova berplat nomor Kementerian Pertahanan terlibat insiden tabrak lari di Jalan KH Syahdan, Palmerah, Jakarta Barat (Jakbar) hingga menyebabkan 4 orang alami luka-luka.
Aksi tersebut menjadi viral usai diunggah di media sosial (medsos), salah satunya akun Instagram @/jakartabarat24jam.
Peristiwa ini bermula saat pengemudi mobil Innova yang dikemudikan Mohamad Slamet Khoirudin melaju dari arah utara menuju ke selatan di Jalan Palmerah Barat II.
Namun, sesampainya di dekat Pasar Bintang Mas, mobil tersebut menabrak seorang pria, Teguh Ramadhan, yang saat sedang berdiri di pinggir jalan.
"Kemudian kendaraan Kijang Innova tetap melaju belok kanan masuk ke Jalan Palmerah Barat Raya, menabrak motor yang dikendarai Theo Nicolas yang di depannya," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Joko saat dikonfirmasi, Senin (20/1/2025).
Setelah menabrak Teguh, Slamet tetap melajukan kendaraannya. Namun sesampainya di Apotek 24 jam, pelaku masuk ke jalur yang berlawanan hingga terjadi adu banteng dengan mobil Daihatsu yang dikemudikan Sutriansyah.
Usai kejadian tersebut, mobil Innova berpelat dinas Kementerian Pertahanan tersebut terhenti. Warga yang geram langsung menghajar pelaku.
Dalam video viral yang diunggah di akun sosial media pengemudi babak belur dipukuli warga yang geram akibat ulahnya.
"Pengemudi (pelat dinas) itu luka-luka juga, digebukin massa. Dirawat di RSUD Cengkareng," kata Joko.
Sementara itu, Kepala Biro Info Pertahanan (Koro Infohan) Setjen Kemenhan RI, Brigjen Frega Wenas membenarkan bahwa plat nomor dinas yang terlibat dalam tabrak lari merupakan milik Kemhan. Plat dinas tersebut digunakan oleh anggota PNS di Kementerian Pertahanan.
"Menanggapi berita viral di media sosial mengenai Laka Lalin Randis Kemhan Noreg. 6504-00, kendaraan tersebut benar milik anggota PNS Kemhan,” katanya dalam keterangan tertulis, Senin (20/1/2025).
Saat ini, lanjut Frega, keempat korban yang ditabrak oleh pelaku sedang menjalani perawatan medis di RS Pelni dan RS Bhakti Mulia Petamburan.
"Pihak Kemhan terus melaksanakan pendampingan kepada para korban, sebagai bentuk rasa kepedulian dan memantau perkembangan kondisi korban setiap saat,” jelasnya.
Pihak Kemhan juga bakal melakukan penyelidikan internal dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Apabila terjadi pelanggaran, pihak Kemhan juga bakal memberikan sanksi tegas.
"Akan memberikan saksi tegas bila ditemukan pelanggaran oleh anggota Kemhan. Ke depan, Bagian Pengamanan Kemhan akan mengambil langkah untuk tidak memperpanjang masa berlaku plat dinas tersebut," katanya.
Berita Terkait
-
Kasus Mayat Korban Tabrak Lari di TPU Menteng Pulo, Polisi: Pelaku Teridentifikasi Gunakan Mercedes Jeep
-
Misteri Mayat Tergeletak di TPU Menteng Pulo Ternyata Korban Tabrak Lari, Polisi Temukan Jejak Mobil Pelaku
-
Tewaskan Pemotor, VAZ Pelaku Tabrak Lari di Bogor Ternyata Nge-Fly Narkoba saat Seruduk 5 Pengendara
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Kerry Riza Ajak Masyarakat Lihat Perkaranya Berdasarkan Fakta Bukan Fitnah
-
Menuju JFSS 2026, Pemerintah dan Kadin Sepakat Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Nasional
-
Aceh Tamiang Dapat 18 Rumah Rehabilitasi, Warga Bisa Tinggal Tenang
-
Usai di Komdigi, Massa Demo Datangi Polda Metro Jaya Minta Usut Kasus Mens Rea
-
Profil Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa: dari Pilot ke Pemimpin Provinsi Baru
-
Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek
-
Banjir Jakarta Mulai Surut, BPBD Sebut Sisa Genangan di 3 RT