Suara.com - Hydroplaning, atau dikenal juga dengan istilah aquaplaning, adalah kondisi berbahaya di mana ban kendaraan kehilangan traksi di atas permukaan jalan yang basah, mengakibatkan kendaraan meluncur tanpa kendali.
Banyak kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh hydroplaning, dan memahami penyebabnya dapat membantu Anda menghindari risiko ini khususnya di musim hujan.
Berikut empat faktor utama yang menyebabkan hydroplaning dirangkum dari situs resmi Bridgestone US:
1. Kondisi Jalan
Kedalaman air di permukaan jalan adalah faktor penting dalam terjadinya hydroplaning. Saat kedalaman air melebihi 1/10 inci, risiko hydroplaning meningkat.
Intensitas hujan, jenis permukaan jalan, dan kondisi drainase memainkan peran krusial dalam memicu kondisi ini. Semakin dalam air yang tergenang, semakin besar peluang kendaraan untuk mengalami hydroplaning.
2. Kecepatan Kendaraan
Ban membutuhkan waktu untuk mengeluarkan air di antara tapaknya dan permukaan jalan. Semakin tinggi kecepatan kendaraan, semakin sedikit waktu yang tersedia untuk proses ini.
Bergantung pada kedalaman dan desain tapak ban, serta jumlah air di jalan, hydroplaning bisa terjadi pada kecepatan serendah 35 mph (sekitar 56 km/jam).
Baca Juga: Ngegas! Kendaraan Listrik BYD Libas Fortuner dengan Kecepatan 150 Km/Jam, Berapa Harganya?
3. Kedalaman Tapak Ban
Dari semua faktor yang berkontribusi pada hydroplaning atau mencegahnya, kedalaman tapak ban adalah salah satu yang paling kritis.
Bahkan ban terbaik pun menawarkan sedikit resistensi terhadap hydroplaning saat tapaknya sudah aus hingga 2/32 inci atau kurang.
Oleh karena itu, penting untuk mengganti ban yang sudah aus sesegera mungkin untuk memastikan berkendara yang aman di jalan basah.
4. Berat Kendaraan
Saat membandingkan dua kendaraan yang dilengkapi dengan ukuran dan tipe ban yang sama, kendaraan yang lebih berat memiliki keuntungan dalam menahan hydroplaning karena ada gaya yang lebih besar untuk mengeluarkan air dari bawah ban.
Memahami penyebab-penyebab hydroplaning ini dapat membantu Anda mengambil tindakan pencegahan yang tepat, seperti mengurangi kecepatan saat berkendara di jalan basah, memastikan kondisi ban tetap baik, dan memperhatikan kondisi jalan.
Dengan langkah-langkah ini, Anda dapat meningkatkan keselamatan saat berkendara dan mengurangi risiko terjadinya hydroplaning.
Berita Terkait
-
Ngegas! Kendaraan Listrik BYD Libas Fortuner dengan Kecepatan 150 Km/Jam, Berapa Harganya?
-
Rekomendasi 11 Mobil Bekas Under 200 Jutaan Januari 2025: Serba Nyaman, Mewah dan Bertenaga!
-
Total Kekayaan Wamen Stella Christie Tembus Rp 4,7 M di LHKPN, Tapi Akui Tak Miliki Kendaraan Pribadi
-
Sama Seperti Wamen Stella Christie, 4 Artis Ini Juga Tak Punya Mobil
-
Adu Koleksi Mobil Fuji vs Verrell Bramasta: Sama-Sama Sudah Mapan di Usia Muda
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Tayang 9 Oktober, Avatar: Seven Havens Hadirkan Avatar Baru Penerus Korra
-
Viral Alphard Terobos Lampu Merah, Polisi Bongkar Pelat Palsu dan Langsung Tilang Pengemudi
-
Adaptasi Perang Kargil, Operation Safed Sagar Tayang 7 Agustus di Netflix
-
Somethinc Calm Down! Skinpair Moisturizer untuk Kulit Apa? Simak Ulasan Lengkapnya di Sini
-
Harga Emas Antam Bangkit! Naik Rp 7.000 per Gram Usai Anjlok Tajam Sehari Sebelumnya
-
Demokrat Sumbar Pasang Target Rebut Kembali Kursi DPR RI yang Hilang
-
Soal Emas 74 Kg dan Uang Dikaitkan ke Febrie Adriansyah, Pengacara Don Ritto Nilai Kejagung Prematur
-
Hari Anak Nasional, SD di Temanggung Perangi Kecanduan Gadget Lewat Permainan Tradisional
-
Xiaomi 18 Pro Bakal Debut Global, Siap Tantang Samsung Galaxy dan iPhone
-
Industri Ritel Makin Ketat, FamilyMart Putar Otak Dongkrak Strategi Bisnis