-
Elkan Baggott muncul usai Timnas Indonesia gagal.
-
Bek Ipswich Town prioritaskan klub, tidak dipanggil.
-
Patrick Kluivert konfirmasi Elkan khawatir kehilangan tempat.
Suara.com - Kemunculan mendadak bek tangguh Elkan Baggott di media sosial menjadi sorotan hangat menyusul kegagalan Timnas Indonesia dalam upaya lolos ke Piala Dunia 2026.
Pemain bertahan berusia 22 tahun tersebut mengunggah aktivitas terbarunya di Instagram, beberapa jam setelah Skuad Garuda harus menerima kenyataan pahit di babak kualifikasi.
Berbeda dengan rekan-rekan di Timnas Indonesia yang mengekspresikan kesedihan mendalam atas hasil kualifikasi Piala Dunia 2026, Elkan Baggott memilih untuk tidak memposting hal serupa.
Bek jangkung milik Ipswich Town itu justru membagikan momen saat dirinya berada di Amerika Serikat, menyaksikan pertandingan National Football League (NFL) antara New York Jets melawan Denver Broncos.
Ketidakhadiran unggahan bernuansa kecewa dari Elkan Baggott ini sontak memicu beragam spekulasi di kalangan penggemar sepak bola Indonesia, terutama karena isu ketidakhadirannya di skuad nasional.
Situasi Rumit Elkan Baggott di Skuad Garuda
Padahal, Elkan Baggott sempat menjadi pilar penting di lini belakang Timnas Indonesia sejak debutnya pada November 2021, di fase awal perjuangan menuju Piala Dunia 2026.
Pemain Ipswich Town ini terakhir kali membela Skuad Garuda pada Januari 2024, ketika mereka takluk 0-4 dari Australia di babak 16 besar Piala Asia 2023.
Setelah pertandingan tersebut, Elkan Baggott tidak bergabung dengan Timnas Indonesia pada agenda Maret 2024 dikarenakan alasan cedera yang dialaminya.
Baca Juga: Resmi Diperkenalkan, Marselino Ferdinan Tak Sabar Unjuk Kebolehan Bersama AS Trencin
Keadaan menjadi semakin pelik pada Mei 2024 ketika Elkan Baggott menolak panggilan untuk bergabung dengan Timnas Indonesia U-23 yang akan menjalani playoff Olimpiade Paris 2024 melawan Guinea U-23.
Keputusan krusial inilah yang disinyalir menjadi titik balik menurunnya frekuensi pemanggilan Elkan Baggott untuk memperkuat tim nasional sejak saat itu.
Alasan Utama Absennya Bek Ipswich Town
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, sebetulnya pernah mempertimbangkan untuk memanggil kembali Elkan Baggott pada kalender internasional Maret 2025.
Namun, rencana pemanggilan tersebut batal karena pemain tersebut lebih memilih bertahan di klubnya, Ipswich Town, demi mengamankan posisi inti.
Fokus bek kelahiran 2002 ini kepada klubnya menjadi hambatan utama kembalinya ia ke skuad Timnas Indonesia yang berjuang di kualifikasi Piala Dunia 2026.
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
5 Sifat dan Karakter Utama Zodiak Cancer Pria, Hangat di Balik Kesan yang Misterius
-
Makin Colorful Makin Centil, Bagaimana Outfit Berwarna Tetap Enak Dilihat?
-
DPR Kawal Hak Pekerja PT Pos, Tagihan Rp 158 Miliar Akhirnya Cair
-
Jaga Warisan Kuliner Sejak 1992, Sugi Wahyuni Kembangkan Terasi Kumbe Bersama BRI
-
PDIP Buka Suara Soal Akun Instagram Jokowi yang Sempat Unggah Hoaks Melva Pardede
-
Review Film Songs of Earth: Perjalanan Anak Mengenal Ayahnya Lebih Mendalam
-
Bupati Enrekang Gabung Gerindra, Ketua Nasdem Sulsel: Jangan Lupa Diri
-
Mengenal Hijab Dimsum, Tren Pashmina Keriting yang Dilirik Gen Z Bikin Gaya Makin Unik!
-
Kisah Nursia, Perintis Usaha Ikan Asal Sorong yang Sukses "Naik Kelas" Bersama BRI
-
Pengungsi Gempa NTT Menyusut 4.142 Orang, Ribuan Rumah Masih Rusak Berat