Suara.com - Tak cuma terkenal gara-gara restoran cepat saji, Kentucky rupanya adalah lokasi dari pabrik Toyota terbesar di dunia.
Banyak yang mungkin mengira Jepang yang memegang gelar tersebut, tetapi angka menunjukkan fakta yang berbeda.
Dikutip dari Motorbiscuit, Toyota Motor Manufacturing Kentucky (TMMK) adalah fasilitas produksi terbesar Toyota, merakit lebih dari setengah juta kendaraan setiap tahun.
Menurut Toyota: “Lebih dari 9.000 anggota tim di pabrik ini dapat memproduksi hingga 550.000 kendaraan dan 600.000 mesin per tahun.”
Sebagai perbandingan, Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) yang punya dua pabrik di Sunter dan tiga pabrik di Karawang memiliki kapasitas produksi 315.000 unit per tahun.
Mengapa Membangun Pabrik Mobil di Kentucky Utara?
Kentucky memiliki akses ke tenaga kerja yang relatif murah dan hanya lima jam perjalanan melalui I-75 dari Detroit, sehingga pembelian komponen dari pemasok di "The Motor City" menjadi mudah.
Selain itu, lokasinya yang sentral sangat baik untuk pengiriman kendaraan lengkap ke seluruh Amerika Utara.
Toyota telah mempersiapkan ulang pabrik Kentucky untuk proses manufaktur kendaraan generasi berikutnya yang disebut Toyota New Global Architecture.
Baca Juga: Mitsubishi Tak Minat Bergabung dengan Nissan-Honda, Meski Bakal Tempel Toyota
Sistem ini membuat kendaraan “melalui manufaktur yang lebih cerdas, lebih fleksibel, dan inovasi.”
Artinya, Toyota tidak hanya memproduksi mobil—tetapi membangunnya dengan lebih baik, lebih cepat, dan lebih efisien.
Dan mereka tidak berhenti pada mobil bertenaga bensin. TMMK akan merakit modul sel bahan bakar hidrogen untuk truk komersial.
Berita Terkait
-
Mitsubishi Enggan Ikut? Begini Kabar Terbaru Merger Nissan-Honda
-
Tampang Mirip BMW X1 tapi Harga Lebih Murah dari HR-V Seken: Intip Pesona Mobil Bekas Suzuki S-Cross
-
Tips Rawat Mobil Tetap Prima Pasca Liburan, Tanpa Harus Buru-buru ke Bengkel Resmi
-
Mitsubishi Tak Minat Bergabung dengan Nissan-Honda, Meski Bakal Tempel Toyota
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia
-
Terpopuler: Beda eMotor Tyranno vs Tyranno X, Honda Vario 160 Anyar Meluncur Hari Ini?
-
Pegang Uang Rp450 Juta di Jogja, Jangan Asal SPK SUV CRETA Alpha Sebelum Lihat Ganasnya Versi N Line
-
DFSK E5 Plus Ramaikan Pasar SUV dengan Teknologi PHEV untuk Pasar Indonesia
-
Wapres Gibran Rakabuming Gunakan Motor Listrik saat Lakukan Kunjungan di Tanah Papua
-
Aturan Keamanan Baru China Berpotensi Dongkrak Harga Mobil Listrik Dunia