Suara.com - Mitsubishi Motors Corp (MMC) dikabarkan sedang mempertimbangkan keputusan untuk tidak bergabung dengan Nissan dan Honda. Namun perusahaan akan lebih berfokus pada penguatan kerja sama dengan dua perusahaan yang lebih besar.
Kabar ini dinilai mencerminkan kekhawatiran Mitsubishi Motors akan kehilangan kendali manajemen jika bergabung dengan Nissan dan Honda di bawah perusahaan induk.
Perusahaan yang berpusat di Tokyo ini merupakan mitra Nissan dan memiliki kekuatan di pasar Asia Tenggara seperti Indonesia dan Filipina.
Keraguan atas efek sinergis dari penggabungan antara Honda, Nissan, dan Mitsubishi Motors tetap ada, pada saat daya saing dalam industri otomotif bergeser ke arah pengembangan kendaraan listrik dan perangkat lunak, area di mana ketiga produsen mobil tersebut sebenarnya saling betarung.
"Pada tahap ini, kami tengah mempertimbangkan berbagai kemungkinan, dan belum memutuskan arah (spesifik)," kata Mitsubishi seperti dikutip dari Japan Today, Sabtu (25/1/2025).
Honda dan Nissan tercatat merupakan produsen mobil terbesar kedua dan ketiga di Jepang berdasarkan volume, memang telah mengumumkan hasil pembicaraan untuk bergabung di bawah perusahaan induk pada tahun 2026.
Jika digabungkan, penjualan Honda, Nissan, dan Mitsubishi Motors mencapai 8 juta kendaraan pada tahun 2023.
Total penjualan ketiga perusahaan tersebut tentu bisa lebih bersaing dengan Toyota dengan 11,23 juta kendaraan di grup Toyota Motor Corp dan 9,24 juta di Volkswagen AG.
Honda dan Nissan bermaksud menyelesaikan negosiasi pada Juni 2025. Masing-masing perusahaan akan tetap beroperasi dengan mereknya sendiri dalam perusahaan induk, yang akan dimulai pada Agustus 2026.
Baca Juga: Heboh Innova EV Plat B Berkeliaran di Jalanan, Harganya Setara Toyota Alphard
Sementara penggabungan yang melibatkan Mitsubishi Motors akan membantu mendapatkan pengaruh terhadap para pesaing China di Asia Tenggara.
Sementata beberapa orang dalam Honda dan Mitsubishi Motors telah menyuarakan kewaspadaan mengenai kemajuan Nissan dalam pemulihan bisnisnya.
Padahal Nissan pada bulan November mengatakan akan memangkas 9.000 pekerjaan di seluruh dunia dan mengurangi kapasitas produksi globalnya sebesar 20 persen karena melaporkan penurunan laba bersih lebih dari 90 persen pada periode April-September.
Menarik untuk ditunggu bagaimana keputusan Mitsubishi apakah akan bergabung dengan Honda dan Nissan pada kedepannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
New Toyota GR Corolla Meluncur di IIMS 2026, Torsi Lebih Ganas dan Transmisi Matik
-
Polytron Hadirkan Subsidi Hingga Rp7 Juta dan Charger Portable di IIMS 2026
-
Mobil Jetour T2 Buatan Mana? Habis Dilalap Api usai Senggolan dengan BMW di Tol Jagorawi
-
4 Penyebab Oli Motor Bocor dan Cara Mengatasinya Sebelum Mesin Rusak
-
Daihatsu Umumkan Ratusan Pemenang DAIFEST 2025 di IIMS 2026"
-
Tekiro Bawa Peralatan Otomotif Terbaru ke IIMS 2026, Ngebengkel di Rumah Jadi Lebih Mudah
-
3 Jenis Kecelakaan yang Ditanggung Jasa Raharja, Apakah Tabrakan Tunggal Termasuk?
-
6 Harga Baterai Mobil Listrik 2026: Mulai Rp100 Juta, Mana Paling Worth It untuk Kamu?
-
Lebih Murah dari Brio Bekas tapi Performa Beringas, Ini 5 Mobil Bekas Double Cabin Bertampang Lugas
-
4 Pilihan Mobil Bekas Suzuki Tahun Muda Seharga Motor Kawasaki, Pas untuk Keluarga