Suara.com - Honda berencana membangun pabrik motor listrik di India. Pabrik ini akan memenuhi permintaan pasar lokal sekaligus untuk memasok motor bertenaga baterai ke negara lain.
Seperti dilansir dari Autocar India, pemimpin unit bisnis motor dan produk bertenaga listrik Honda, Daiki Mihara pada pekan ini di Jepang mengatakan pabrik itu akan dibangun pada 2028 mendatang.
Honda sebenarnya juga sudah memproduksi motor listrik di Indonesia, tetapi belum memiliki pabrik khusus.
"Sebagai permulaan kami akan memproduksi motor dengan baterai 4kWh, setara dengan motor bensin bermesin 100cc. Kami juga bisa mengekspor. Kami bisa memproduksi motor listrik yang setara dengan motor bensin kelas menengah di India," terang Mihara.
Lebih lanjut Mihara mengatakan pabrik itu akan memproduksi berbagai jenis motor listrik, dengan beragam modul. Selain itu, Honda juga akan mengembangkan penggunaan ulang baterai-baterai bekas, untuk mencapai netralitas karbon.
Mihara mengatakan proyek ambisius itu bertujuan untuk menjadikan Honda sebagai pemain utama di pasar motor listrik India. Karenanya Honda akan berusaha menjual motor-motor listrik di harga yang lebih murah.
Sebagai awalan, Honda berencana meluncurakan motor listrik sport, yang sebelumnya diperkenalkan sebagai purwarupa, yakni EV FUN.
"Honda berencana meluncurakn versi produksi dari motor listrik ini pada akhir tahun. Dengan model ini kami berencana meluncurkan brand motor listrik baru," imbuh dia.
India, bersama Indonesia, Thailand dan Vietnam adalah pasar motor terbesar Honda pada tahun lalu. Pada 2024, Honda menjual sekitar 20,2 juta unit motor di dunia dan 85 persen di antaranya terjual di empat negara di atas.
Berita Terkait
-
Instruktur Safety Riding Astra Honda Kembali Raih Prestasi di Kompetisi Level Asia & Oceania
-
Maka Motors Luncurkan Motor Listrik Cavalry: Bisa Ngecas Sambil Jalan, Tempuh 160 Km
-
MAB Luncurkan Motor Listrik Pertama, Electro EL03/City
-
Mirip Honda CUV e: tapi Lebih Murah dari BeAT, Motor Listrik Satu Ini Bisa Bikin Kesengsem
-
Honda Perkenalkan 2 Motor Listrik, Salah Satunya Bergaya Sport
Terpopuler
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- 5 Rekomendasi HP Layar Besar untuk Orang Tua Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- 10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM
Pilihan
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
Terkini
-
Warna Baru Yamaha Grand Filano Hybrid yang Makin Stylish untuk Anak Muda
-
Hati-Hati Surat Tilang Digital Palsu di WhatsApp, Kenali Ciri Pesan Resmi dari Korlantas
-
Mengapa Harus Impor CBU dari India Saat Kapasitas Manufaktur Lokal Masih Melimpah
-
Sinyal Kuat Genesis Masuk Indonesia Bocoran Harga Muncul di Situs Resmi
-
Awas Kehabisan Bensin! Kenali Perbedaan Rest Area Tipe A, B, dan C Sebelum Mudik Lewat Tol
-
Market Share Hampir 40 Persen Buktikan Dominasi Mitsubishi Fuso di Sektor Kendaraan Niaga
-
Polemik Koperasi Merah Putih: Mengapa Pilih Mahindra Ketimbang Esemka? Cek Perbandingannya
-
Mengenal Mahindra Scorpio, Mobil India yang Picu Protes Keras GAIKINDO dan DPR
-
Prihati Pujowaskito, Dirut BPJS Kesehatan Pilihan Prabowo yang Selera Otomotif No Kaleng-kaleng
-
Tata Motors Tiba-Tiba Pasok 70 Ribu Kendaraan Niaga untuk Logistik