Suara.com - Dunia otomotif Tanah Air dikejutkan dengan hadirnya sosok pendatang yang berani menantang raja MPV premium. BYD Denza D9, sang pendekar dari Negeri Tirai Bambu, hadir dengan kepercayaan diri tinggi untuk menggoyang dominasi Toyota Alphard yang telah bertahta sekian lama.
Bicara soal harga? Ini dia yang bikin geleng-geleng kepala! Di Jakarta, Denza D9 berani tampil dengan bandrol Rp 950 juta on the road. Bandingkan dengan sang raja incumbent, Toyota Alphard, yang bertengger di angka Rp 1,425 miliar. Selisih hampir setengah miliar rupiah - cukup untuk membeli rumah mungil di pinggiran kota.
Yang lebih mencengangkan, harga Denza D9 di kampung halamannya malah lebih ramah di kantong. Seperti dilansir dari CarnewsChina, mobil ini dibanderol mulai 339.800 yuan (sekitar Rp 770 juta) hingga 469.800 yuan (Rp 1 miliar) di Tiongkok. Varian termurah setara dengan Toyota Fortuner versi tertinggi yakni GR Sport.
Delapan varian ditawarkan: lima PHEV untuk pecinta hybrid dan tiga EV untuk penggemar mobil listrik murni.
Jangan salah, meski harganya lebih bersahabat, Denza D9 bukan sembarang pendatang. Di balik bodinya yang gagah, tersimpan "jantung" berteknologi tinggi.
Baterai BYD Blade LFP berkapasitas 39,938 kWh siap memberikan pengalaman berkendara maksimal. Platform 800V-nya? Bisa melesat sejauh 243 kilometer dengan "minum" kilat hanya 15 menit. Lebih dahsyat lagi, dari kosong sampai 80 persen penuh cuma butuh 7 menit - secepat Anda menyeruput secangkir kopi.
Untuk yang hobi touring, tersedia varian dengan baterai jumbo 103 kWh yang sanggup menjelajah hingga 620 kilometer.
Berbicara tentang postur, Denza D9 2025 tampil dengan dimensi yang memukau: panjang 5250 mm, lebar 1960 mm, dan tinggi 1900 mm. Jarak sumbu rodanya? 3110 mm - memang 20 mm lebih pendek dari pendahulunya, tapi tetap menjanjikan kenyamanan bak kabin VVIP.
Soal pilihan warna? Ada empat pilihan elegan untuk eksterior: hitam yang misterius, putih yang anggun, biru yang menawan, dan abu-abu. Interior? Silakan pilih antara kombinasi Black+Brown yang maskulin atau Black+White yang modern minimalis.
Baca Juga: Jejak Digital Janggal saat Gus Iqdam Naik Mobil Mewah, Pelat Nomor Disorot: Diduga Nunggak Pajak
Akankah Toyota Alphard akhirnya menemukan tandingan yang sepadan? Waktu yang akan menjawab. Yang pasti, konsumen Indonesia kini punya pilihan menarik untuk dimanja dengan kemewahan kelas atas tanpa perlu mengosongkan brankas.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
-
Indomobil Boyong Mobil Listrik Leapmotor B10 ke GIIAS 2026, Langsung Dirakit Lokal
-
Harga Honda ADV 160 Baru vs Aprilia SR GT 200 Bekas Selisih Tipis, Mana yang Lebih Layak Dilirik?
-
Tips Aman Touring Motor Lintas Pulau Tanpa Kendala, Lakukan Persiapan di Bengkel Resmi
-
Daftar 25 Mobil Listrik Berbaterai Nikel di Indonesia, Dapat Insentif Lebih Besar dari Pemerintah
-
Penantang CB150X dari Yamaha Tebar Pesona: Kebal Bioetanol, Harganya Segini
-
7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina
-
Kolaborasi Raksasa Otomotif Jepang Bikin Skuter Hidrogen Tandingan Motor Listrik Baterai
-
Harga Yamaha XSR155 Bekas Tinggal Segini 'In This Economy', Waktunya Serok atau Skip?
-
Strategi Baru Pemerintah Dorong Mobil Listrik Baterai Nikel Lewat Subsidi PPN Besar