Suara.com - Bayangkan ketika sedang terjebak macet di jalur reguler, sementara di sebelah, sebuah mobil mewah berplat RI meluncur mulus di jalur busway yang seharusnya hanya untuk TransJakarta. Pemandangan ini bukan lagi sekadar imajinasi, melainkan realita yang kini memicu perdebatan sengit di ibukota.
Beberapa waktu lalu sempat heboh dimana mobil pejabat negara dengan plat RI 24 memasuki jalur busway. Hal ini pun mendapat perhatian publik, tak terkecuali dari PT TransJakarta.
Pihak PT TransJakarta memberikan pernyataan kontroversialnya yakni memberikan akses jalur busway untuk mobil pejabat tertentu.
Daud Joseph, sang Direktur Operasional dan Keselamatan TransJakarta, mencoba menjelaskan dengan diplomatis bahwa izin ini hanya untuk "kondisi khusus".
“Ada beberapa yang diizinkan untuk masuk ke dalam jalur (busway)," katanya saat dijumpai di Jakarta Timur, Kamis (6/2/2025) seperti dimuat ANTARA.
Misalnya, dalam kondisi darurat, kepala negara diizinkan. "Tetapi di luar dari itu tidak mendapatkan izin untuk masuk ke dalam (jalur busway),” katanya.
Namun, kata "khusus" justru menjadi bumerang yang memantik amarah publik. Salah satu akun X @xtdrjkt memberikan sindiran kepada pejabat TransJakarta tersebut.
"Semua demi kepentingan pejabat," tulisnya.
Meski begitu, pihak TransJakarta sudah menggelontorkan sejumlah solusi canggih: separator baru dipasang, portal digital diaktifkan, bahkan sistem E-TLE siap mengawasi 24/7.
Akankah langkah dari pihak TransJakarta ini bakal efektif ke depannya?
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara
-
Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi
-
Telat 1 Hari Bayar Pajak Motor, Apakah Kena Denda? Begini Penjelasannya
-
KBA Servis Gratis Mesin Tempel Yamaha Perkuat Sektor Maritim Nasional
-
Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?
-
Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?