Suara.com - Jagat maya lagi-lagi digemparkan soal mobil dinas pejabat negara. Setelah mobil RI 36 milik utusan khusus Raffi Ahmad yang viral belum lama ini karena aksi arogan anggota Patwal, kekinian muncul video yang menampilkan mobil berpelat RI 24 menerobos jalur busway.
Dalam video yang dibagikan dibagikan akun X, @BebySoSweet, tampak mobil dinas pejabat berkelir putih itu masuk jalur busway sembari mendapat pengawalan dari petugas kepolisian yang menggunakan sepeda motor dan mobil.
Berdasar video yang beredar, terdapat nomor 15 kecil di bagian paling kanan pelat mobil RI 24 itu.
"RI 24 lewat jalur busway, hayoo tebak! Ubur ubur ikan lele, senggol donk le," demikian keterangan akun pengunggah video dilihat Suara.com pada Rabu (5/2/2025).
Sontak unggahan video yang merekam mobil berpelat RI 24 terobos jalur busway itu turut diramaikan oleh netizen dengan beragam komentar.
"Makin hari makin gak jelas," tulis akun TO*******.
"Pejabat mah bebas," timpal akun @An***********.
Namun, kebanyakan netizen mencurigai pejabat negara yang mendapatkan fasilitas mobil RI 24 dengan angka kecil 15 itu. Bahkan, ada netizen yang merunut penggunaan mobil dinas para pejabat di kabinet Presiden Prabowo Subianto.
"• RI 24 11: Wamen BUMN 1
• RI 24 12: Wamen BUMN 2
• RI 24 13: Wamen BUMN 3
• RI 24 14: Men Investasi
• RI 24 15: Wamen Investasi
• RI 24 16: Men Pariwisata
• RI 24 17: Wamen Pariwisata," beber akun @sh*******.
Baca Juga: Ngeri! Ngamuk Gegara Tak Dibelikan Skincare, Gadis Belia di Pemalang Ancam Tusuk Ibunya Pakai Pisau
Nama Menteri HAM Natalius Pigai pun ramai disebut-sebut oleh netizen terkait mobil RI 24 yang kedapatan menerobos jalur busway.
"menteri HAM @NataliusPigai2 kok melanggar HAM para pemakai busway, lagi ajak jalan jalan pacar yg mana boss? atau elu gak ada di situ cuma pacar elu aja ya," timpal akun @as*********.
"@PigaiNatalius benarkah ini mobil anda ? Anda telah MELANGGAR HAM demi kepentingan pribadi. Mundur saja deh menteri UNFAEDAH gini," tanya akun @Ne*******.
Berita Terkait
-
Hina Pegawai Honorer, Netizen Murka Jejak Digital Karyawati PT Timah Bela Harvey Moeis: Erick Thohir Harus Tahu Ini!
-
LHKPN Disorot Eks Penyidik KPK, Netizen Tak Percaya Harta Raffi Ahmad Rp1 Triliun: Napas Dia Aja Setara Gaji UMR
-
Aneh tapi Nyata, Ferry Irwandi Curigai Raffi Ahmad Ogah Setor Mobil Lexus RI 36 ke LHKPN: Wadidaw!
-
Pengakuan soal Mobil RI 36 Bikin Dongkol, Mahfud MD Sebut Raffi Ahmad Pejabat Tak Jujur: Negara Kok jadi Kampungan
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Guru Besar USNI Soroti Peran Strategis Generasi Z di Tengah Bonus Demografi Indonesia
-
Isu Keamanan Produk, DRW Skincare Buka Pendampingan Medis Gratis bagi Pasien Terdampak
-
Aksi Mogok Pedagang Daging Sapi Tak Goyahkan Pedagang Bakso
-
Bela Istri dari Jambret, Suami di Sleman Jadi Tersangka: Pakar Ungkap Titik Kritis Pembuktiannya
-
Istana Tak Masalah Perusahaan yang Izinnya Dicabut Masih Beroperasi di Sumatra, Ini Alasannya
-
Pengakuan Dito Ariotedjo Usai Diperiksa KPK: Saya Tak Ada di Lokasi Saat Rumah Mertua Digeledah
-
KPK: Bupati Pati Sudewo Berpotensi Raup Rp 50 Miliar Jika Pemerasan Terjadi di Seluruh Kecamatan
-
KPK Geledah DPMPTSP Madiun, Uang Ratusan Juta Disita Usai OTT Wali Kota Maidi
-
Update Banjir Jakarta hingga Jumat Malam: 114 RT Masih Terendam
-
Bukan Pengganti PBB, Board of Peace Jadi Strategi Indonesia Dukung Kemerdekaan Palestina