Suara.com - Sport car Maserati MC20 berdesain otonom baru-baru ini berhasil memecahkan rekor kecepatan. Kendaraan tersebut tanpa sopir tersebut dikendalikan oleh Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan.
Maserati MC20 model otonom resmi memecahkan rekor dengan 197,7 mph (318 km/jam) tanpa pengemudi. Ini merupakan kedua kalinya MC20 mencetak rekor kecepatan.
Selain itu, ini adalah kedua kalinya tim yang sama mencetak rekor kecepatan darat untuk teknologi mengemudi AI. Universitas sains-teknologi terbesar di Italia, Politecnico di Milano, bekerja sama dengan Indy Autonomous Challenge menanamkan AI pada Maserati MC20 model otonom.
Sport car Maserati tersebut memecahkan rekor di Kennedy Space Center, Merritt Island, Amerika Serikat. Landasan pacu itu sangat ideal karena menyediakan lintasan sekitar 4.600 meter untuk menjalankan mobil dengan kecepatan super tinggi.
MC20 diketahui memanfaatkan perangkat lunak dari tim PoliMOVE-MSU. Dikutip dari CarScoops, perangkat lunak itu adalah dari divisi performa AIDA (Artificial Intelligence Driving Autonomous of Politecnico di Milano).
Video pengujian menampilkan Maserati melaju pada garis lurus di landasan pacu dengan sempurna. Selain itu, sport car tersebut juga mampu berakselerasi sangat baik. Mobil ini perlahan tapi pasti melaju hingga 197,7 mph dan harus menginjak rem karena landasan pacu habis. Itu mengalahkan rekor lama 192,8 mph dengan cukup mudah.
"Rekor kecepatan dunia ini lebih dari sekadar pajangan teknologi masa depan. Kami mendorong perangkat lunak pengemudi AI dan perangkat keras robotika ke batas maksimal. Pengujian membantu mentransisikan pembelajaran balap otonom untuk memungkinkan mobilitas otonom yang aman, terjamin, berkelanjutan, dan berkecepatan tinggi di jalan raya”, kata Paul Mitchell, CEO Indy Autonomous Challenge dan Aidoptation BV.
Petinggi proyek menjelaskan bila pengujian juga bertujuan mengevaluasi Artificial Intelligence (AI) pada robot dalam kondisi esktrem. "Tujuan uji kecepatan tinggi adalah untuk mengevaluasi perilaku pengemudi robot dalam kondisi ekstrem. Sistem AI ini telah diuji pada kendaraan produksi pada kecepatan jalan yang sah dalam ajang balap Indy Autonomous Challenge sejak tahun 2021," kata Prof. Sergio Matteo Savaresi selaku Direktur Departemen Elektronika, Informasi, dan Bioteknologi di Politecnico.
Pengujian diyakini menyedot banyak dana mengingat Maserati MC20 model konvensional memiliki harga mulai dari 217 ribu dolar AS atau Rp 3,6 miliar. Itu belum termasuk software, robot AI, dan penyewaan landasan pacu.
Baca Juga: Murah Operasional, Mahal Perawatan? Intip Studi Baru tentang Ongkos Perawatan Kendaraan Listrik
Berita Terkait
-
Detik-Detik LCGC Tertabrak Kereta di Solo, Netizen: Punya Mobil tapi Nggak Punya...
-
Harga Sekelas Fortuner! SUV Listrik Kia EV4 Hadir dengan Jarak Tempuh Tembus 600 Km
-
Penjualan Kendaraan Listrik Toyota Mulai Ungguli Tesla, tapi...
-
Sekaliber Toyota Raize dan Nissan Magnite: Intip Pesona SUV Budget Friendly dari Volkswagen
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Mazda Rombak Strategi Besar Demi Selamatkan Nasib di Pasar China yang Kian Menantang
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Murah untuk Taksi Online
-
Kapan Bobibos Dijual? Ini 5 Fakta Bahan Bakar Jerami RON 98 yang Sedang Diuji Pemerintah
-
Suara Motor Kasar saat Digas dan Tarikan Berat? Coba Cek 7 Komponen Ini
-
Beda Nasib! Malaysia Turunkan Pajak saat Harga Diesel Melambung, RI Malah Sebaliknya?
-
Renault Siapkan Mobil Menggoda, SUV 1.200cc Siap Tantang Raize-Rocky
-
7 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Jok Motor, Risikonya Tak Main-Main
-
Kontroversi Gerbong KRL, Mengupas Sisi Macho Menteri PPPA Arifah Fauzi Lewat Koleksi Garasinya
-
Pangkas Harga Produk Menjadi Senjata Kia Hadapi Dominasi BYD
-
Menperin: Subsidi Motor Listrik Sedang Dikaji