Suara.com - Menjelang Lebaran, banyak orang mulai mencari mobil bekas sebagai solusi transportasi yang lebih terjangkau. Namun, Anda harus berhati-hati, terutama dengan mobil yang pernah terendam banjir.
Kendaraan yang terendam banjir bisa mengalami kerusakan yang tidak langsung terlihat, tetapi akan mempengaruhi performa dan keamanannya dalam jangka panjang. Tentu mobil ini perlu Anda hindari biar tak menyesal usai beli kendaraan untuk mudik Lebaran.
Berikut beberapa tanda yang bisa membantu Anda mengenali mobil bekas yang pernah terkena banjir, dikutip dari Auto Nation USA.
Bahaya Mobil Bekas Terendam Banjir
Banjir bisa menyebabkan kerusakan permanen pada sistem elektronik, mekanik, dan interior mobil.
Efek dari paparan air mungkin tidak langsung terlihat, tetapi masalah jangka panjang seperti korosi bisa muncul setelah beberapa bulan atau bahkan tahun, mempengaruhi sistem vital seperti kontrol airbag.
Meskipun mobil tampak berfungsi dengan baik pada saat pembelian, kerusakan tersembunyi akibat air bisa mengakibatkan biaya perbaikan yang mahal di kemudian hari.
Cara Mengenali Mobil Bekas Terendam Banjir
Tanda-tanda di Interior
Baca Juga: Buntut Nekat Terobos Banjir, Mobil di Bekasi Viral Terbawa Arus, Warga Gotong Royong Membantu
1. Bau apek atau karpet baru
Bau apek adalah tanda umum kerusakan akibat banjir, sedangkan karpet baru pada mobil lama bisa menunjukkan bahwa kerusakan akibat air telah ditutupi.
2. Noda air
Periksa tanda air pada dashboard, lampu dalam, atau bagasi. Paparan air sering kali meninggalkan noda yang sulit dihapus sepenuhnya.
3. Keausan tidak biasa pada pelapis
Pelapis yang bernoda air atau tidak serasi bisa menjadi tanda bahwa mobil telah terendam dan dilapisi ulang untuk menutupi kerusakan.
Berita Terkait
-
Buntut Nekat Terobos Banjir, Mobil di Bekasi Viral Terbawa Arus, Warga Gotong Royong Membantu
-
Sampah Banjir Jakarta Capai 2.000 Ton, DLH DKI Kerahkan 5.000 Pasukan Oranye
-
Isi Garasi Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Disorot Usai Istri Diduga Ngungsi ke Hotel saat Banjir
-
Detik-Detik Motor Listrik Buatan Indonesia Terjang Banjir Bekasi, Motor Jepang Dibuat Malu
-
DLH DKI Jakarta Angkut 2000 Ton Sampah Pasca Banjir
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nongol di Dealer, Harga Rasa LCGC: Intip SUV Terbaru Renault yang Sekaliber Toyota Raize
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar