Suara.com - Mobil hybrid menawarkan efisiensi bahan bakar dan performa yang lebih ramah lingkungan.
Namun, seperti kendaraan lainnya, mobil hybrid juga rentan terhadap kerusakan akibat banjir.
Berikut adalah empat komponen penting pada mobil hybrid yang sangat rentan rusak jika terkena banjir, seperti Suara.com rangkum dari Autoveteran:
1. Baterai
Baterai adalah jantung dari setiap sistem hybrid. Baterai ini menyediakan daya yang diperlukan untuk motor listrik dan mesin pembakaran internal.
Sayangnya, jika baterai terendam air, dapat mengalami kerusakan yang tidak dapat diperbaiki. Pengisian ulang mungkin menjadi tidak mungkin dilakukan, yang berarti mobil tidak dapat dioperasikan lagi.
2. Motor Listrik
Motor listrik, yang bergantung pada baterai, juga rentan terhadap kerusakan akibat air. Jika terendam, motor listrik bisa mengalami malfungsi atau bahkan gagal berfungsi sepenuhnya.
Kerusakan pada motor listrik akan mengganggu kinerja keseluruhan mobil hybrid.
Baca Juga: Semurah Brio RS, tapi Sekaliber HR-V: Intip SUV Unik BYD, Ada ADAS dan Kulkasnya, lho!
3. Unit Kontrol
Unit kontrol mengelola sistem hybrid, mengoordinasikan interaksi antara motor listrik dan mesin.
Paparan air dapat mengganggu komponen elektronik yang halus dalam unit kontrol, menyebabkan kegagalan sistem.
Unit kontrol yang rusak akan mempengaruhi fungsi mobil secara keseluruhan, termasuk efisiensi dan performanya.
4. Tangki Bahan Bakar
Tidak seperti komponen lainnya, tangki bahan bakar lebih kurang terlindungi. Jika terendam, tangki ini bisa mengalami kebocoran, yang berpotensi menyebabkan bahaya kebakaran.
Berita Terkait
-
Semurah Brio RS, tapi Sekaliber HR-V: Intip SUV Unik BYD, Ada ADAS dan Kulkasnya, lho!
-
Mercedes-Benz Uji Coba Fitur Isyarat Mode Mengemudi Otomatis, Pengendara Lain Bisa Ikut Waspada
-
MG Bakal Produksi Mobil Hybrid di Indonesia
-
Vivo Y300i Siap Meluncur di Pertengahan Maret 2025, Bawa Kelebihan Apa Saja?
-
Mobil Listrik China Mulai Berhasil Raih Penghargaan di Jepang, Toyota dan Honda Pantang Anggap Sepele
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nongol di Dealer, Harga Rasa LCGC: Intip SUV Terbaru Renault yang Sekaliber Toyota Raize
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar