Suara.com - Sebuah momen yang menarik perhatian publik terjadi ketika Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melakukan penertiban kawasan wisata di Puncak, Kabupaten Bogor. Bukan hanya tindakan tegasnya yang menjadi sorotan, tetapi juga pilihan kendaraan yang digunakannya - sebuah Royal Enfield Himalayan 450 yang nilainya setara dengan Honda Brio.
Peristiwa ini menjadi viral setelah diunggah oleh akun X txtdaribogor, yang menampilkan Dedi Mulyadi bersama jajarannya saat melakukan eksekusi penutupan tempat wisata Hibisc Fantasy Puncak yang baru dibuka pada 11 Desember 2024.
Bayangkan sensasi mengendarai motor adventure premium ini di jalanan berkelok Puncak. Dengan mesin 452 cc yang menggelegar, Himalayan 450 bukan sekadar motor - ia adalah perpaduan sempurna antara kekuatan dan keanggunan. Tenaga 40 hp yang dihasilkannya seolah berbisik, "Tak ada medan yang tak bisa kutaklukkan."
Desainnya cukup memukau. Garis-garis modernnya bercerita tentang evolusi yang matang dari pendahulunya. Tangki ergonomis yang seakan ditempa khusus untuk kenyamanan pengendara, rangka kokoh yang menantang gravitasi, dan sentuhan retro-modern pada lampu LED bulat yang menjadi 'mata' sang petualang.
Yang membuat motor ini semakin istimewa adalah 'otak' digitalnya. Panel instrumen TFT bulat yang terintegrasi dengan Google Maps seakan menjadi kompas modern yang siap menunjukkan jalan. Tak perlu lagi kebingungan mencari arah - teknologi dan tradisi berpadu dalam harmoni yang sempurna.
Saat Dedi Mulyadi memacu Himalayan-nya menuju lokasi penertiban Hibisc Fantasy Puncak, kombinasi suspensi Up Side Down 43 mm dan Linkage Type Mono Shock memastikan setiap kilometer terasa mulus. Ban tangguh yang memeluk aspal dan tanah memberikan kepercayaan diri untuk menaklukkan setiap belokan dan tanjakan.
Harga yang setara dengan Honda Brio yakni di mulai Rp 151 jutaan mungkin terdengar fantastis untuk sebuah motor. Namun, ketika melihat bagaimana Himalayan 450 menari di atas kontur Puncak yang menantang, pasti akan mengerti - ini bukan sekadar kendaraan, ini adalah investasi dalam kehandalan dan gaya.
Momen viral yang diabadikan akun X txtdaribogor menunjukkan lebih dari sekadar aksi penertiban. Ini adalah potret kepemimpinan modern yang didukung teknologi tepat guna. Royal Enfield Himalayan 450 menjadi saksi bisu bagaimana ketegasan kebijakan bisa dieksekusi dengan gaya yang elegan.
Baca Juga: Suzuki Jimny 5 Pintu Seharga Honda Brio di Jepang, Kok Beda Banget dengan di Indonesia?
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
Terkini
-
Berapa Biaya Balik Nama Mobil? Pahami Dulu Syarat dan Prosesnya
-
Fitur Mitsubishi Destinator yang Bikin Penggunanya Bisa Lacak Keberadaan Mobil
-
5 Motor Ramping Penyelamat Macet, Pas Buat Ibu-ibu untuk Antar Anak Sekolah
-
Langkah Strategis Kia Perluas Portofolio Kendaraan Listrik Hingga Sasar Segmen MPV
-
4 Alasan Honda Jazz RS 2016 Disebut 'Mobil Penakluk Wanita', Pilihan Tepat Pemuda Pencari Jodoh
-
Strategi Daihatsu Kejar Target Netral Karbon Lewat Investasi Pabrik dan Produk Ramah Lingkungan
-
4 Poin Penting Sebelum Beli Hatchback Bekas, Yaris atau Jazz yang Lebih Bandel Mesinnya?
-
5 Mobil SUV Daihatsu Bekas untuk Jangka Panjang, Mesin Bandel dan Murah Perawatan
-
10 Rincian Pajak Wuling Cortez 2026, MPV Mewah Cuma 1 Jutaan Pertahun?
-
Bedah Tuntas Mobil Irit Suzuki Bertampang Ala 'Mini Cooper', Wagon R Lewat Dulu