Suara.com - PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (PT KTB), distributor resmi kendaraan niaga dari Mitsubishi Fuso Truck & Bus Corporation (MFTBC) menyerahkan satu unit Mitsubishi Fuso Canter EURO 4 ke SMK Negeri 1 Jakarta.
Prasetio Hartono selaku Administration & HR Director PT KTB secara simbolis menyerahkan donasi tersebut kepada Awalusilman, M.Pd selaku Kepala SMK Negeri 1 Jakarta.
Daisuke Okamoto selaku President Director PT KTB menyampaikan bahwa, KTB selalu berupaya untuk berkontribusi dalam peningkatan pendidikan yang berkualitas, pelestarian lingkungan hidup yang berkelanjutan dan peduli terhadap kemanusiaan.
"Hal ini merupakan wujud nyata dari misi KTB yaitu untuk tumbuh bersama pelanggan dan masyarakat Indonesia menuju hidup yang lebih baik," ujar Daisuke Okamoto, dalam keterangannya, Sabtu (29 Maret 2025).
Penyerahan unit kendaraan praktik kepada SMK Negeri 1 Jakarta ini melanjutkan rangkaian donasi yang dijalankan bertahap selama tahun fiskal 2023-2024 oleh PT KTB di bawah program tanggung jawab sosial perusahaan yaitu KTB FUSO Vocational Education Program (KTB FUSO VEP).
"KTB FUSO VEP hadir sebagai langkah berkelanjutan dari PT KTB dalam membangun kualitas pendidikan kejuruan di Indonesia. Kami berharap sekolah dapat memanfaatkan truk berteknologi EURO 4 ini semaksimal mungkin untuk memperbaharui pengetahuan teknis dari para peserta didik yang nantinya dapat menjadi modal penting bagi mereka untuk bersaing di masa depan," ujar Prasetio Hartono selaku Administration & HR Director PT KTB.
KTB FUSO VEP telah berjalan sejak 2017 berkat dukungan dari jaringan Dealer Mitsubishi FUSO serta Krama Yudha Tiga Berlian Motors Regional Training Center (KRTC) dalam pengembangan pendidikan.
Sejumlah inisiatif telah dilakukan seperti pelatihan otomotif bersertifikat bagi siswa dan guru, praktik kerja lapangan, serta pengadaan fasilitas pembelajaran akan terus dilakukan oleh KTB, Dealer, dan KRTC sebagai bentuk peran aktif dalam memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan kejuruan di berbagai wilayah Indonesia.
Mitsubishi Fuso Canter
Baca Juga: Kasus Pertamax Oplosan Bisa Jadi Momentum Peningkatan Kualitas BBM ke Standar Euro 4
Dengan mengusung standar Euro 4, mesin 4V21 untuk Canter sudah dipadukan dengan teknologi common rail yang diklaim mampu menghasilkan tenaga lebih maksimal, tapi juga torsi lebih tinggi di range RPM yang lebih panjang sehingga performanya lebih optimal.
Sistem common rail yang ada juga sudah dikontrol penuh via ECU, Diesel Oxidation Catalyst (DOC), dan Exhaust Gas Recirculation (EGR).
Dimana EGR berfungsi untuk mereduksi gas buang berbahaya atau Nitrogen Oksida (NOx), sedangkan DOC berfungsi memecah polutan gas buang berbahaya sehingga gas atau emisi yang keluar dari kendaraan lebih ramah lingkungan.
Pembaruan pada interior juga difokuskan untuk memanjakan pengendara, salah satunya melalui kehadiran Tilt & Telescoping Steering serta ruang penyimpanan yang lebih luas.
Tak hanya itu, pada beberapa varian juga sudah dilengkapi dengan kamera belakang guna membantu saat akan bermanuver atau parkir mundur.
Fuso Canter sendiri merupakan pengganti Colt Diesel, untuk mesin baru 4V21 menawarkan tiga pilihan tenaga bagi para calon konsumennya, yakni 108 Ps, 136 Ps, dan 150 Ps dengan torsi 300 Nm dan 420 Nm.
Mesin baru Fuso Canter Euro 4 tipe 4V21 didukung dengan system Common Rail yang dikontrol oleh Electronic Control Unit (ECU) menjadikan tenaga dan torsi mesin yang dihasilkan lebih optimal di putaran mesin yang lebih rendah. Mesin canter Euro 4 FE 71 berkubikasi 3.907 cc ini sanggup menghasilkan tenaga 108 PS pada 2.500 rpm dan Torsi 31 kg.m pada 1.000 – 2.500 rpm.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda