Suara.com - Toyota mengalami lonjakan permintaan untuk jajaran produk mobil hybrid di sejumlah negara, terutama untuk model Yaris Cross Hubrid dan RAV4 plug-in hybrid electric vehicle (PHEV).
Sebuah sumber anonim menyampaikan, saat ini Toyota tengah berjuang untuk memenuhi permintaan model hybrid di beberapa pasar, termasuk Amerika Serikat (AS). Kondisi ini berdampak terhadap inden hingga berbulan-bulan sebelum konsumen bisa menerima unit.
Sumber bahkan mengklaim bahwa kekurangan juga terjadi di Eropa, Jepang, Tiongkok , dan India. Salah satunya, waktu tunggu di India berkisar antara dua hingga sembilan bulan, tergantung pada jenis model hybrid diinginkan.
Sedangkan di Jepang berkisar antara dua hingga lima bulan. Demikian juga inden di Eropa meningkat sekitar dua kali lipat sejak 2020, yang biasanya hanya membutuhkan waktu antara 60 hari sampai 70 hari.
Kesulitan Pasokan Komponen
Toyota tidak hanya menghadapi permintaan mobil hybrid yang mengalami peningkatan di berbagai negara. Beberapa sumber mengatakan, telah terjadi hambatan dalam rantai pasokan mobil hybrid Toyota.
Contohnya seperti, kekurangan komponen magnet yang dipasok ke produsen komponen Aisin Corp milik Toyota. Dampaknya memicu keterlambatan pengiriman motor hybrid untuk sejumlah model.
Selain itu, Denso juga menghadapi kendala pada pemasok lapis kedua dan ketiga, yang menyebabkan keterlambatan pengiriman komponen inverter.
Menurut Toyota, permintaan mobil hybrid telah meningkat secara signifikan tahun lalu di semua wilayah. Namun raksasa otomotif asal Jepang tersebut menyatakan bahwa kapasitas produksi untuk suku cadang dan komponen hybrid masih sejalan dengan kapasitas produksi.
Baca Juga: Toyota Tunda Proyek Ambisius: Ketika Sang Raksasa Otomotif Mengambil Langkah Bijak
"Para pemasok dan produksi suku cadang internal kami sejalan dengan rencana produksi tahunan dan kapasitas perakitan kendaraan kami," ujar pernyataan perusahaan, dikutip Rabu (2 April 2025).
Inden Berdampak Terhadap Penjualan Toyota
Dalam beberapa kasus, pembeli bahkan harus menunggu tahunan untuk menerima model hybrid yang diinginkan. Seorang pembeli dari India, Saugata Dasgupta, mengatakan bahwa ia memesan SUV Toyota Innova Hycross pada Januari 2023.
Pada Agustus 2024, ia masih belum menerima mobil hybrid tersebut, dan diberi tahu bahwa ia harus menunggu 25 hingga 30 minggu lagi.
Awal bulan ini, ia diberi tahu bahwa ia harus menunggu 15 hingga 25 minggu lagi, tetapi ia memutuskan untuk membatalkan pemesanan dan membeli mobil dari Mahindra.
Di Eropa, model seperti Yaris Cross hybrid dan RAV4 plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) dilaporkan termasuk yang paling sulit ditemukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Reinkarnasi Honda MegaPro Resmi Rilis, Bawa Fitur Layar TFT Mewah Torsi Melimpah
-
5 Mobil Bekas Murah tapi Pajak dan Harga Onderdil Mahal, Biar Hidup Makin Menantang!
-
99 Juta Saja! Mobil Eropa Baru Ini Lebih Murah dari Kawasaki ZX-25R, Torsinya Tembus 205 Nm
-
5 Mobil Suzuki Kecil Paling Bandel: Solusi Gang Sempit Mulai 50 Jutaan Pas Buat Pemula
-
5 Perbandingan Avanza vs Veloz: Cek Bedanya Sebelum Beli, Mana Lebih Irit Biaya Perawatan?
-
7 Mobil SUV 7 Seater Premium Pesaing Mitsubishi Destinator, Suspensi Empuk Harga Lebih Murah
-
4 Rekomendasi Motor Trail Mini Harga Rp1 Jutaan, Murah Meriah Buat Anak
-
5 Mobil Listrik Compact Terlaris 2025: Geely dan Wuling Bersaing Ketat, BYD Nomor 3
-
Spesifikasi Citroen C3 Live (O): Mobil Murah Rp90 Jutaan Berfitur Kompetitif
-
Strategi Agresif Motul Indonesia Perkuat Jaringan Distributor Demi Kuasai Pasar Pelumas 2026