Suara.com - Kepolisian telah lama menggunakan kamera pengintai untuk memantau para pelanggar lalu lintas. Teknologi pada kamera bertugas untuk dapat mengidentifikasi kecepatan kendraan atau menerobos lampu merah.
Namun dengan semakin canggihnya teknologi, Polisi di seluruh dunia kini mulai beralih ke AI atau Artificial Intelligence untuk membantu mendeteksi pengemudi yang tidak fokus saat berkendara.
Salah satunya seperti yang dilakukan Departemen Kepolisian South Lake Minnetonka di Minnesota yang mulai dipersenjatai sistem kamera AI menyusul Kepolisian Inggris dan Australia.
Hasilnya, seperti dilansir dari Carscoops, Senin (7 April 2025), Kepolisian setempat berhasil menangkap sebanyak 10.000 pelanggar. Meskipun hanya 300 dari kasus tersebut yang berlanjut ke peringatan ataupun sanksi.
Dalam menjalankan tugas, pihak Kepolisian dilengkapi empat kamera inframerah yang dipasang pada trailer portabel yang berfungsi dalam gelap maupun siang hari.
Tidak seperti kamera pengintai konvensional, kamera AI tidak secara otomatis mengirimkan surat tilang.
Namun kamera akan mengirimkan bukti pelanggaran ke petugas polisi yang sedang mengawasi di jalan.
[Suara.com/Alfian Winanto]
Kamera AI untuk pemantauan lalu lintas menggunakan sensor dan teknologi AI untuk mengumpulkan data dari lingkungan sekitarnya. Kamera ini dapat mendeteksi gerakan, mengenali plat nomor kendaraan, menghitung kecepatan kendaraan, dan menganalisis perilaku pengemudi.
Data yang di kumpulkan oleh kamera AI akan di proses dan di analisis secara real-time. Algoritma AI akan membandingkan data yang terdeteksi dengan aturan lalu lintas yang telah di tentukan.
Baca Juga: One Way Arus Balik Lebaran Berlaku Dari Gerbang Tol Kalingkangkung Sampai Gerbang Tol Cikampek
Sejauh ini, data kecelakaan menunjukkan bahwa hilangnya fokus saat berkendara menjadi salah satu penyebab terbesar kecelakaan dalam 20 tahun terakhir.
Kebanyakan pengemudi kehilangan fokus saat mengoperaikan ponsel untuk menjawab panggilan, mengirim pesan teks, bermain game, dan menonton video.
Kamera AI di Ruang Publik
Penggunaan kamera AI oleh pihak Kepolisian sebenarnya sudah lama dilakukan. Sebelumnya epolisian Prancis telah memanfaatkan Kamera cerdas ini untuk melakukan pengamanan selama olimpiade.
Polisi Paris telah mengerahkan enam kamera yang dilengkapi teknologi AI di dalam dan sekitar Accor Arena untuk menganalisis pergerakan massa dan mengidentifikasi aktivitas abnormal atau berbahaya.
Kamera AI dilatih untuk mendeteksi delapan jenis kejadian lalu lintas yang berlawanan arah, keberadaan orang di zona terlarang, pergerakan massa, paket yang ditinggalkan, keberadaan atau penggunaan senjata, kepadatan berlebih, mayat tergeletak di tanah, dan kebakaran.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Bukan Sekadar Mobil Pikap Ternyata Isuzu Traga Bisa Disulap Jadi Bus Penumpang
-
Terpopuler: CR-V Bekas Tahun ke Tahun, MPV Baru Suzuki Setara Voxy
-
Spesifikasi Honda CR-V dan Harga Bekas Tahun ke Tahun, Begini Plus Minusnya Menurut Pakar
-
Belum Pernah Untung Sejak Berdiri, VinFast Jual Pabrik di Vietnam
-
Adu Harga dan Fitur Suzuki Fronx vs Honda WR-V vs Kia Sonet, Mending Mana?
-
Masalah Airbag Honda Seret Hampir Satu Juta Unit Mobil, Civic Sampai CR-V Masuk Daftar
-
Harga Motor Honda Ini Meroket Nyaris Rp36 Juta Sejak Rilis Perdana, Masih Worth It untuk Dibeli?
-
Kenalan sama MPV Mewah Terbaru Suzuki Landy: Gengsi Sekelas Voxy, Harga ala Innova
-
Induk TikTok Mulai Garap Otak Mobil Listrik Lewat Kolaborasi dengan Seres Group
-
Eks Rider MotoGP Puji Aksi Veda Ega Pratama di Sirkuit Mugello: Balapan Sangat Kacau