Kolaborasi dengan Produsen Jepang
Foxconn juga tengah mengupayakan kemitraan dengan produsen mobil Jepang seperti Honda, Nissan, dan Mitsubishi.
Meski negosiasi dengan Honda dan Nissan sebelumnya gagal, Foxconn terus menjalin hubungan dengan Mitsubishi.
Perusahaan ini memanfaatkan keahliannya dalam teknologi mutakhir sebagai nilai tambah dalam pengembangan model masa depan bersama mitra-mitranya.
Menurut Jun Seki, produsen mobil Jepang adalah mitra yang ideal karena fokus mereka pada perencanaan berkualitas tinggi.
“Produsen Jepang adalah perencana yang hati-hati, dan kami memahami hal itu. Namun, kami juga bisa bergerak cepat sambil menghargai kehati-hatian mereka,” tambah Seki.
Yang menarik, Foxconn tidak akan meluncurkan kendaraan listrik dengan mereknya sendiri. Seperti divisi elektroniknya yang memproduksi iPhone untuk Apple, Foxconn hanya akan memproduksi kendaraan untuk merek lain.
Pendekatan ini memastikan bahwa Foxconn tidak dianggap sebagai pesaing, melainkan mitra yang berharga bagi produsen otomotif.
Langkah Foxconn untuk memasuki pasar kendaraan listrik menunjukkan evolusi industri otomotif di era modern.
Baca Juga: Mobil Bekas Underrated: Harga Semurah Brio Seken, Mesin Sekelas Honda Jazz, Intip Pesona Hyundai i20
Kombinasi teknologi canggih dan produksi lokal menjadikan strategi perusahaan ini sangat relevan di tengah perubahan dinamika global.
Dengan potensi kerja sama dengan produsen Jepang dan pendekatan yang berfokus pada kemitraan, Foxconn siap menjadi pemain penting dalam industri EV.
Peralihan ini tidak hanya akan mengguncang pasar, tetapi juga memberikan pilihan baru bagi konsumen global.
Berita Terkait
-
Mobil Bekas Underrated: Harga Semurah Brio Seken, Mesin Sekelas Honda Jazz, Intip Pesona Hyundai i20
-
Pengguna Mobil Listrik Naik 460 Persen di Mudik Lebaran 2025, Konsumsi BBM Turun
-
Kesalahan Sepele, Dampak Serius: Jangan Ganti Oli Mobil Saat Mesin Masih Panas
-
Desain Chery J6 Jiplak Merek Jaecoo? Awas Jangan Sampai Terkecoh...
-
Harga Terjun, Lebih Murah dari CBR250RR Tricolor: 5 Mobil Bekas MPV Ini Layak Dilirik di April 2025
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Cek Harga Toyota Raize dan Simulasi Cicilan per Januari 2026, Pas Jadi Mobil Pertama
-
Tembus 71 Km per Liter: Pesona Motor Honda yang Bikin Jarang Mampir SPBU, Cocok Buat Kurir
-
5 Rekomendasi Mobil SUV 5 Seater, Ukuran Kompak dan Ruang Kabin Lega
-
Panduan Beli Motor Honda Tanpa Keluar Teras Lewat MotorkuX: Harga OTR Jelas, Bebas Cemas
-
5 Motor Kopling Kuat Nanjak Terbaik 2026, Sporty dan Tangguh
-
5 Mobil Bekas Sedan Kompak Rp50 Jutaan, Nyaman dan Aman untuk Lansia
-
Rekomendasi Mobil Bekas untuk Pensiunan yang Tak Mau Repot Perawatan
-
5 SUV Murah dengan Harga Stabil Mulai 70 Jutaan Januari 2026, Performa Kencang
-
Terpopuler: Manuver Kia setelah Seperempat Abad di Indonesia, Segini Bea Balik Nama Terbaru
-
Kia Indonesia Siapkan Fase Baru demi Memperkuat Eksistensi di Industri Otomotif Nasional