Suara.com - Siapa sangka nih, jagoan Honda di kelas skutik adventure malah kena masalah? Yup, Honda ADV160 yang selama ini jadi idaman para bikers yang doyan adventure ternyata menghadapi kendala serius dan terindikasi cacat sampai harus di-recall. Waduh.
Dilansir dari Paultan, Honda ADV160 kena recall di Amerika Serikat karena komponen penting yang bermasalah.
Bayangkan, komponen kecil bernama gear penggerak pompa oli yang seharusnya jadi "jantung" pendukung sirkulasi oli di mesin, malah bisa jadi biang masalah besar.
Bukan tanpa alasan, gear ini terbuat dari bahan polimer yang ternyata punya kelemahan cukup serius: gampang berubah bentuk saat terkena suhu tinggi.
Artinya? Saat mesin bekerja keras dan suhu mulai memanas, gear ini bisa melengkung atau berubah bentuk, yang ujung-ujungnya bikin sistem pelumasan terganggu.
Masalah ini jelas bukan sepele. Ketika aliran oli nggak berjalan lancar, bagian-bagian penting di dalam mesin rawan gesekan berlebihan.
Mesin pun jadi cepat panas, performa menurun, dan yang paling parah bisa rusak total.
Bukannya bikin tenang, gear ini justru bikin pengendara deg-degan tiap kali jalan jauh atau macet-macetan.
Tercatat, ada 3.316 unit ADV160 yang terdampak dan masuk dalam daftar perhatian pabrikan.
Baca Juga: Mobil Bekas Underrated: Mesin Sekelas HR-V tapi Harga Setara Brio Satya, SUV Ini Bikin Ngiler
Meskipun angka keluhannya terbilang minim, baru 28 pemilik yang menyampaikan komplain hingga pertengahan Maret 2025, Honda nggak tinggal diam. Alih-alih menunggu jumlah laporan membengkak, pabrikan asal Jepang ini memilih untuk langsung turun tangan.
Yang bikin salut, Honda nggak setengah-setengah dalam menangani masalah ini. Mereka nggak cuma ganti komponen bermasalah, tapi sekalian upgrade ke material yang lebih berkualitas. Ini baru namanya tanggung jawab!
Kisah yang satu ini bermula dari Negeri Gajah Putih, Thailand—salah satu basis kuat Honda di kawasan Asia Tenggara. Di sanalah awal mula kehebohan soal skutik petualang Honda ADV160 muncul ke permukaan. Tapi yang bikin penasaran, reaksi dari tiap negara terhadap isu ini ternyata beda-beda banget!
Malaysia, contohnya, justru bersikap tenang tanpa drama. Boon Siew Honda, selaku distributor resmi di sana, dengan santai memastikan bahwa ADV160 versi mereka dalam kondisi aman dan tidak terdampak masalah seperti yang ramai diperbincangkan di Thailand.
Tidak ada penarikan unit atau kepanikan publik, hanya pernyataan lugas yang menenangkan konsumen.
Nah, yang bikin penasaran, gimana nasib ADV160 di Indonesia? Sampai sekarang AHM belum kasih pengumuman apa-apa, padahal kita ini kan salah satu pasar terbesar Honda di Asia Tenggara. Hmm...
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Narasi 'Antek Asing' Disebut Warisan Hendropriyono, Dipakai Untuk Delegitimasi Kritik Publik
-
Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau
-
Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat
-
Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara
-
War Tiket Upacara 17 Agustus di Istana Daftar di Mana? Ini Link dan Syarat yang Dibutuhkan
-
Bukan Akar Masalah! Pencopotan 137 Kepala Dapur SPPG Tak Perbaiki Program MBG
-
Aguan Lapor, Laba PANI Melejit 484% Jadi Rp1,7 Triliun
-
Benarkah Kesepakatan AS-Iran Sudah Dekat?
-
Ogah Terima Materi, Sumarsih Tagih Janji Pemerintah Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM 1998
-
Ketangkap Lagi! Tiga WN Malaysia Selundupkan Kokain Dalam Sepatu hingga Perlengkapan Mandi