Salah satu solusi yang dipertimbangkan Nissan adalah memindahkan produksi model terjangkau seperti Nissan Versa dari Meksiko ke AS.
Meski demikian, langkah ini memiliki keterbatasan, terutama jika pasokan komponen utama dari Meksiko terganggu akibat kebijakan tarif yang sama.
Penyesuaian Cepat Jadi Kunci Kelangsungan Nissan
Keputusan Nissan untuk mempercepat produksi lokal membuktikan bahwa mereka siap beradaptasi dalam situasi sulit.
Upaya ini tidak hanya membantu mengurangi ketergantungan pada impor, tetapi juga memungkinkan mereka untuk tetap kompetitif di pasar yang semakin kompleks.
Namun, tantangan terbesar tetap ada pada segmen mobil terjangkau, yang mungkin memerlukan strategi lebih kreatif untuk bertahan.
Dengan fleksibilitas dalam produksi dan investasi besar di pabrik Tennessee, Nissan menunjukkan kemampuan untuk menavigasi hambatan perdagangan dengan baik.
Namun, apakah strategi ini cukup untuk mempertahankan segmen mobil ekonomis di tengah lonjakan harga? Hanya waktu yang akan menjawab.
Batal Merger
Baca Juga: Nissan dan Wayve Hadirkan Revolusi Berkendara, Mobil yang Bisa Berpikir dan Belajar
Sebelumnya nama Nissan ramai diperbincangkan, terutama sejak 13 Februari 2025, Honda dan Nissan memutuskan untuk mengakhiri pembicaraan merger yang telah berlangsung.
Keputusan ini disebabkan oleh perbedaan visi mengenai integrasi bisnis serta ketidaksepakatan terkait struktur manajemen perusahaan yang akan dibentuk pasca-merger.
Meskipun rencana merger batal, kedua perusahaan tetap berkomitmen melanjutkan kerja sama dalam pengembangan kendaraan listrik (EV) dan sedang mempertimbangkan alternatif lain, termasuk bentuk kerja sama yang lebih terbatas.
Berita Terkait
-
Nissan dan Wayve Hadirkan Revolusi Berkendara, Mobil yang Bisa Berpikir dan Belajar
-
Nissan Pilih Pangkas Produksi Model Terlaris untuk Pasar AS Dampak Tarif Impor Trump
-
Nissan March EV Siap Meluncur 2025, Harga Setara Innova Zenix?
-
Nissan Tengah 'Cari Jodoh' untuk Kembangkan Bisnisnya, Sudah Move-on dari Honda?
-
Transformasi Radikal, Nissan Leaf Siap Menjelma Jadi SUV Listrik Canggih
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
5 Mobil Matic Bekas Mesin Bertenaga dan Kabin Lega untuk Taksi Online
-
5 Rekomendasi Mobil Pick Up Bekas untuk Angkut Barang, Kokoh dan Bandel
-
Jetour T2 Bensin atau Listrik? Fakta Spesifikasi di Balik Insiden Terbakar di Tol Jagorawi
-
QJMOTOR Siapkan Dua Motor Baru Isi Segmen 250 cc di IIMS 2026
-
5 City Car Bekas dengan Suspensi Paling Empuk, Ada Ayla hingga Mirage
-
Barat Lagi-Lagi Tuding Mobil Listrik China Jadi Alat Mata-Mata
-
5 Mobil Murah dengan Depresiasi Rendah, Harga Tetap Stabil Saat Dijual Kembali
-
5 Rekomendasi Motor Bebek Suzuki Terbaik 2026 untuk Penggunaan Harian
-
5 Mobil Toyota Bekas untuk Pekerja: Mesin Bandel, Irit, dan Harga Miring
-
5 Rekomendasi Mobil Suzuki Terbaru 2026 untuk Pribadi hingga Niaga