Sedangkan bagi konsumen yang ingin melakukan perawatan motor listrik mereka tanpa harus keluar rumah, bisa memanfaatkan layanan Maka Home Service.
Sejak Maka Motors mengumukan kiprahnya di dunia otomotif Indonesia pada Januari 2025 kemarin, pabrikan lokal itu baru memiliki satu produk yakni Maka Cavalry. Motor listrik ini diklaim bisa menempuh jarak 160 km jika baterainya diisi penuh.
Selain itu, Maka Cavalry juga bisa mengisi ulang baterai dalam kondisi berjalan karena sudah dibekali teknologi regenerative braking - yang memungkinkan energi kinetik yang dihasilkan saat pengereman atau deselerasi disalurkan kembali ke baterai.
Raditya, saat peluncuran Cavalry, mengatakan produk dikembangkan lewat riset selama tiga tahun.
Harga Maka Cavalry di Indonesia adalah Rp 35.850.000, dengan status on the road Jakarta.
"Dengan spek sepremium dan seenak ini, motor terbaik di kelasnya," kata Raditya saat meluncurkan Cavalry.
Maka Cavalry menggunakan baterai lithium ferro phosphate atau baterai LFP berkapasitas 4kWH. Dengan baterai sebesar itu, motor listrik bongsor ini bisa menempuh jarak 160 km.
Co-founder & Chief Technology Officer Maka Motors, Arief Fadillah mengatakan jarak maksimal itu diperoleh dari uji coba di jalanan dengan kondisi lalu lintas sebenarnya di area Jabodetabek.
Dalam uji coba tersebut, Maka Cavalry bisa mencapai jarak 160 km jika dipacu dengan kecepatan rata-rata 22 km/jam dan menggunakan mode berkendara Hi-Regen.
Baca Juga: Maka Cavalry: Motor Listrik Canggih, Irit, dan Ramah Lingkungan
Maka Cavalry memang memiliki dua mode berkendara, yakni Hi-Regen dan Hi Torque. Dengan mode Hi-Regen, maka energi yang digunakan akan lebih efisien, tapi dengan mengorbankan tarikan motor. Di sisi lain, pada mode ini teknologi regenerative juga diaktifkan.
Berita Terkait
-
Serius Garap Pasar Roda Dua, Motor Listrik Cavalry Mulai Tiba di Garasi Konsumen
-
MAKA Motors Hadirkan Lima Showrroom Sekaligus Jawab Keraguan Terhadap Motor Listrik
-
Maka Motors Hadirkan Motor Listrik Cavalry, Yamaha Tak Mau Kalah
-
Maka Motors Minta Pemerintah Segera Putuskan soal Insentif Motor Listrik
-
Yamaha Keduluan Rilis Motor Listrik Bergaya Maxi, Akui Masih Hati-Hati
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kia Seltos akan Lahir Kembali? Begini Spesifikasi Calon Penantang HR-V Terbaru
-
5 Motor 125cc Paling Murah buat Pelajar: Irit Bensin, Powerful, Perawatan Nggak Nyusahin
-
Benarkah Penjualan Mobil LCGC Menurun? Begini Data 2025 vs 2026
-
Bedah Data: Mobil Terlaris Hyundai Tipe Apa? Ini yang Jadi Tulang Punggungnya
-
Repsol Perkuat Segmen Mobil Premium Lewat Peluncuran GXR Euro
-
Pembuktian Kualitas Pelumas Premium di Medan Ekstrem Samosir dan Danau Toba
-
Repsol Lubricants Indonesia Ramaikan Japanese Bike Fest Dukung Komunitas Motor Klasik
-
Cara Membedakan Mitsubishi Lancer Evo Asli dan Evo Convert Menurut Pakar, Harga 40 Jutaan
-
Penjualan Daihatsu Melonjak 27 Persen pada Juni 2026 Gran Max Jadi Penopang Utama
-
IPONE Perkuat Skena Kustom Culture Indonesia Melalui Ajang Iron Pipe 2026 di Bandung