Suara.com - Chery J6 saat ini menjadi salah satu mobil listrik populer yang beredar di Indonesia.
Namun bukan berarti Chery J6 tanpa cacat. Pasalnya tidak sedikit konsumen yang mulai mengeluhkan kualitas dari mobil listrik yang diklaim bisa diajak untuk off-road tersebut.
Bila sebelumnya sempat viral pengguna yang mengeluhkan kualitas ban J6 mudah robek padahal mobil baru turun dari diler tiga hari.
Kali ini giliran sistem ADAS Chery J6 yang banyak dikeluhkan konsumen karena tidak dapat beroperasi dengan semestinya.
"J6 punya saya line keep assist dan sistem ADAS yang lain kurang berjalan dengan baik. Apkah ada pencerahan," tanya seorang pengguna Chery J6 di salah satu platform sosial media, dikutip Kamis (8 Mei 2025).
Apa yang dikeluhkan salah satu pengguna Chery J6 tersebut rupanya juga turut beberapa pengguna lain-nya.
"Anda orang ke 5 yang mengeluhkan sensor ADAS bermasalah," jawab pengguna lain.
Sementara pengguna Chery J6 lain bahkan mengeluhkan bila mobil miliknya suka rem sendiri.
"Mobil saya sama juga suka rem sendiri, lebih baik dimatikan fitur ADAS-nya," sahut pengguna lain.
Baca Juga: Gebrak Pasar! Harga Mobil Listrik Polytron di Bawah Rp300 Juta
Kualitas Chery J6 Dipertanyakan
Sebelumnya bnaru tiga hari menikmati mobil listrik Chery J6, seorang pengguna sudah dibuat kecewa dengan kualitas komponen kendaraannya. Pengalaman kurang menyenangkan ini dibagikannya melalui akun media sosial @kevinyowilliam, yang memperlihatkan kondisi ban mobilnya yang robek saat melaju di jalan tol.
Dalam unggahannya, pengguna tersebut mempertanyakan kualitas mobil buatan Tiongkok secara umum, menyusul insiden ban pecah yang dialaminya dalam waktu singkat kepemilikan.
"Jadi emang bener kualitas mobil China seburuk itu? Sampai gue pake tiga hari dan sudah rusak," ungkapnya dalam video.
Dijelaskan lebih lanjut bahwa ban belakang bagian kanan mobilnya mengalami kerusakan parah akibat terkena batu di jalan tol hingga langsung kehilangan tekanan angin. Kerusakan tersebut disebutkannya tidak memungkinkan untuk ditambal maupun diganti. Insiden ini terjadi pada dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB, saat ia sedang berkendara di jalan bebas hambatan.
Menanggapi beberapa komentar yang menyalahkan merek mobil atas kejadian tersebut, pengguna ini memberikan klarifikasi melalui keterangan video.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Apakah Sepeda Listrik Bisa Ditilang Polisi? Ini Aturan Hukum di Indonesia
-
7 Pilihan Sepeda Listrik Lipat Fast Charging yang Bisa Masuk KRL, Praktis dan Awet
-
Strategi JETOUR Ekspansi Pasar Otomotif Tanah Air Lewat Jajaran Poduk SUV
-
Prabowo Ingin Indonesia Punya Produsen Otomotif Kelas Dunia
-
Prabowo Pastikan Indonesia Beri Kejutan Lewat Industri Kendaraan Listrik
-
Prabowo Targetkan Produksi Massal Mobil Sedan Listrik Buatan Indonesia pada 2028
-
Khusus Pemobil Pemula, Ini Rahasia Kaki Kiri dan Kanan Menaklukkan Jalan Menanjak
-
7 Sepeda Listrik dengan Fitur Fast Charging Terbaik, Cocok untuk Bepergian Harian
-
Daftar Motor Honda Terbaru yang Masih Cocok Isi BBM Pertalite, Irit dan Tangguh di Jalanan
-
Bocoran Langsung dari Prabowo: Mobil Sedan Listrik Buatan Indonesia Siap Mengaspal Massal 2028