Suara.com - Berada di dalam mobil dengan AC yang menghembuskan aroma tak sedap—seperti kaus kaki bekas dari maraton—tentu bisa merusak mood berkendara seharian. Tapi jangan khawatir, ada solusi yang bisa kamu lakukan agar kabin mobil kembali harum dan nyaman. Bau tak sedap dari AC bukan hanya soal kenyamanan, tapi bisa jadi tanda bahwa ada masalah tersembunyi yang perlu segera ditangani.
Dilansir dari Suzuki Indonesia, penyebab utama dari bau tak sedap pada AC mobil biasanya berasal dari jamur yang berkembang biak di evaporator.
Area ini memang rentan karena lembap dan tersembunyi. Ditambah lagi, kotoran yang menumpuk, filter kabin yang jarang diganti, saluran pembuangan air yang tersumbat, serta kondensasi berlebih bisa memperparah situasi.
Kombinasi semua ini menjadi tempat sempurna bagi bakteri dan jamur tumbuh, lalu menghasilkan bau apek yang mengganggu.
Cara terbaik tentu saja dengan mencegah sebelum masalah muncul. Misalnya, biasakan mematikan AC beberapa menit sebelum mesin dimatikan.
Biarkan blower menyala agar sisa uap air bisa mengering. Bersihkan filter kabin secara berkala dan pastikan saluran air pembuangan tidak tersumbat. Semakin kering sistem AC kamu, semakin kecil peluang jamur berkembang.
Jika bau sudah terlanjur muncul, ada beberapa solusi cepat yang bisa dicoba. Pertama, bersihkan evaporator secara menyeluruh, bisa dilakukan di bengkel atau dengan cairan pembersih khusus.
Ganti filter kabin dengan yang baru, dan pastikan untuk melakukan flushing pada saluran air agar aliran kembali lancar. Kamu juga bisa menggunakan treatment anti-jamur atau melakukan pembersihan sistem AC secara menyeluruh (deep cleaning) setidaknya sekali dalam setahun.
Untuk perawatan berkala, ada jadwal yang sebaiknya diikuti. Gantilah filter kabin setiap 30.000 kilometer atau lebih cepat jika kamu sering melewati area berdebu.
Baca Juga: 9 Rekomendasi Mobil Bekas Harga Rp 30 Jutaan, Mesin Bandel Dan Masih Banyak di Pasaran
Periksa kondisi evaporator setiap enam bulan, cek saluran air pembuangan tiga bulan sekali, dan lakukan inspeksi umum bulanan untuk memastikan tidak ada tanda-tanda masalah sejak dini.
Beberapa tanda peringatan yang perlu diwaspadai antara lain bau apek yang muncul tiba-tiba, kabin terasa lembap, hembusan angin AC tidak sedingin biasanya, muncul suara aneh saat AC dinyalakan, atau adanya tetesan air yang berlebihan di bawah dasbor.
Jika kamu mengalami salah satu dari ini, segera lakukan pemeriksaan.
Beberapa tips dari para mekanik profesional juga bisa kamu terapkan, seperti tidak langsung mematikan mesin saat AC baru saja dimatikan, membiarkan blower bekerja sebentar, dan menjaga kabin tetap berventilasi baik.
Perawatan kecil seperti menyedot debu filter, menyemprotkan cairan antibakteri ke ventilasi udara, membersihkan lubang drainase, dan memantau kelembapan kabin bisa kamu lakukan sendiri di rumah.
Secara biaya, mencegah lebih murah daripada memperbaiki. Perawatan rutin akan jauh menghemat pengeluaran dibandingkan harus mengganti komponen akibat kerusakan parah.
Jika memungkinkan, lakukan perawatan mandiri, namun jangan ragu meminta bantuan profesional saat dibutuhkan. Gunakan produk berkualitas agar hasil lebih maksimal dan tahan lama.
Untuk solusi jangka panjang, pasang filter kabin premium, gunakan cairan pembersih AC secara berkala, dan catat riwayat perawatan agar kamu tahu kapan harus servis lagi.
Ingat, kabin mobil yang bersih dan harum akan membuat setiap perjalanan jauh lebih menyenangkan.
Jadi, jangan tunggu AC bau dulu baru panik. Dengan kebiasaan kecil yang rutin, kamu bisa menjaga kenyamanan kabin sekaligus menghemat biaya dalam jangka panjang. Toh, siapa sih yang mau terjebak di dalam mobil beraroma "kaus kaki atlet"?
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Cuma Modal Rp60 Jutaan, Ini 5 Mobil Mitsubishi Bekas yang Bikin Dompet Aman Tapi Tetap Tangguh!
-
Ogah Ikuti Jejak Toyota dan Honda, Mitsubishi Serta Suzuki Tolak 'Perang Harga'
-
Kabin Luas, Fitur Melimpah, Harga Ramah: Ini Dia Opsi Terbaik Mobil Toyota Bekas 2026 Banderol LCGC
-
Dominasi BYD Berakhir Geely Ambil Alih Kepemimpinan Pasar Kendaraan Penumpang
-
Berapa Selisih Harga Baru dan Harga Seken Mitsubishi XForce?
-
Kenali Jenis Colokan Mobil Listrik yang Tersedia di Indonesia
-
Honda HR-V Generasi Terbaru Tertangkap Kamera, Desain Berotot tapi Hilang Komponen Penting Ini
-
Honda Terjun Bebas, Begini Perbandingan Retail Sales Mobil Januari 2025 vs 2026
-
Modal Rp50 Jutaan Bisa Tampil Gagah? Ini Pilihan SUV Bekas yang Masih Sangat Layak Pakai di 2026
-
Kenapa Lampu Sein Disebut Riting? Ternyata Ini Asal-usul Uniknya yang Jarang Diketahui