Suara.com - Haval Jolion Ultra HEV menjadi salah satu mobil andalan Great Wall Motor Indonesia, sebab selain sudah dirakit di Tanah Air mobil ini juga memiliki beberapa fitur canggih yang diklaim cocok dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.
Pada hari ini, GWM Indonesia mengajak para jurnalis melihat langsung pabrik perakitan Haval Jolion Ultra HEV di pabrik perakitan milik Inchcape Indonesia, fasilitas tempat beberapa mobil Mercedes-Benz juga diproduksi, di Wanaherang, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat.
Selain melihat sedikit bagian dari proses produksi Haval Jolion, kami juga berkesempatan menguji beberapa fitur ADAS dari mobil bermesin hybrid tersebut.
Direktur After Sales and Customer Service GWM Indonesia, Putra Samiaji, dalam kesempatan itu mengatakan bahwa acara ini digelar untuk menunjukkan bahwa Haval Jolion Ultra HEV - yang diluncurkan pada Februari lalu di arena IIMS 2025, sudah memenuhi semua kebutuhan masyarakat Indonesia.
"Mobil ini sudah tick all the boxes, memenuhi semua kebutuhan masyarakat Indonesia," terang Putra.
Salah satu pengujian yang kami lakukan dalam acara singkat itu adalah mengetes fitur launch control pada SUV kompak ini. Fitur ini, memungkinkan mobil melesat secara instan dari posisi diam, seperti mobil sport.
Pengetesan berikutnya adalah menguji fitur Automated Emergency Braking (AEB) atau pengereman otomatis pada Haval Jolion Ultra HEV. Dalam pengujian ini, kami mengemudikan mobil dalam kecepatan 30an km/jam mengarah ke sebuah maneken di tengah jalan.
Beberapa meter sebelum menabrak maneken, Haval Jolion Ultra akan mengerem mendadak secara otomatis sehingga tabrakan terhindarkan.
Meski demikian beberapa instruktur dalam pengetesan itu meminta kami untuk berhati-hati saat menggunakan fitur tersebut, karena ada gerakan tiba-tiba pada setir atau jika kaki secara refleks menginjak rem, maka fitur tersebut tidak akan berfungsi.
Baca Juga: Seteru BYD vs GWM Semakin Sengit, Warganet Diancam Dilaporkan ke Polisi
"Karena sistem pada mobil menilai, pengemudi masih fokus dan bisa mengendalikan mobil," terang dia.
Dan itulah yang terjadi ketika ada beberapa rekan media menginjak rem di sekitar 1 meter terakhir mobil dari maneken. Alhasil, maneken yang tegak di tengah jalan ditabrak dan patah menjadi beberapa bagian.
Kami juga diberi kesempatan mencoba teknologi kamera 360 derajat, dengan cara memarkirkan mobil itu dalam kondisi semua jendela ditutup. Sementara pada tes yang terakhir, kami menguji stabilitas dan handling mobil di lintasan mirip angka delapan.
Kesan yang Suara.com rasakan, mobil ini memang cukup canggih. Performa mesinnya pun sangat mumpuni, meski penting dicatat pengujian hanya dilakukan dalam waktu singkat dan di lingkungan terbatas.
GWM Haval Jolion Ultra SUV sendiri dipacu mesin 4-silinder segaris kapasitas 1.500 cc turbo, yang disandingkan dengan motor listrik bertenaga 140 kW atau setara 188 dk dengan torsi 375 Nm.
SUV hybrid ini diklaim sebagai salah satu mobil dengan tingkat keselamatan paling aman di Tanah Air karena memiliki teknologi ADAS dengan 20 fitur. Selain itu mobil ini juga menerima 5 bintang dalam uji keselamatan Australia atau ANCAP.
Berita Terkait
-
GWM Tank 500 SUdah, Prabowo Terciduk Naik Mobil China Lagi saat Kunjungan Kenegaran
-
Berapa Harga GWM Tank 500 HEV, Mobil Dinas Presiden Saat Berkunjung ke Papua
-
GWM Indonesia Resmi Hadir di Sumatera Utara
-
GWM Perluas Pasar Jabodetabek dengan Meresmikan Dealer Baru Berkonsep 3S
-
GWM Ogah Terjun ke Pasar Mobil Murah
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Berani Diadu! Harga GAC AION UT Setara Hatchback Bensin, Plus Garansi Baterai Seumur Hidup
-
Tampang Sangar ala Motor Sport, Aslinya Skutik Matik! Intip Keunikan Honda Navi 2026
-
Harga BBM Diesel Nyaris Rp28 Ribu, Kenapa Fortuner dan Innova Malah Makin Laris?
-
Skena Kustom Jakarta Bergelora di Deus Kumpul-Kumpul Ride
-
Ketangguhan Motor Listrik Yadea Diuji Jalur Ekstrem Puncak Tanpa Isi Ulang Baterai
-
Bagian Mana Saja yang Perlu Servis Rutin pada Motor Listrik?
-
Harga Sama, Mending Xpander Cross MT atau Xpander Ultimate CVT?
-
Trio Motor Listrik United Turun Harga Hampir 50 Persen, Sekelas Nmax tapi Semurah Honda Beat
-
8 Mobil Bekas 7-Seater dengan Pajak Ringan di Bawah 2 Juta, Cocok untuk Harian Keluarga
-
Rupiah Terjun Bebas ke Level 17.500 Industri Otomotif Terancam Kehilangan Konsumen