Suara.com - Di saat dunia otomotif semakin beralih ke kendaraan listrik, Harley-Davidson justru hadir dengan pendekatan yang berbeda.
Mereka melakukannya dengan mengembangkan motor berbahan bakar solar gasoline, alias bahan bakar sintetis yang dihasilkan sepenuhnya menggunakan energi matahari, menurut laporan Visordown.
Teknologi ini memungkinkan motor tetap menggunakan mesin pembakaran internal, tetapi dengan bahan bakar yang jauh lebih ramah lingkungan.
Bahkan, dalam uji coba pertama yang dilakukan oleh Profesor Aldo Steinfeld di fasilitas Synhelion di Jülich, Jerman, motor Harley berbahan bakar solar gasoline ini berjalan tanpa perlu modifikasi sama sekali.
Solar Gasoline: Bahan Bakar Masa Depan?
Bahan bakar ini dibuat dengan proses yang cukup revolusioner, yakni mengubah air dan CO2 menjadi bahan bakar cair menggunakan panas matahari yang terkonsentrasi.
Hasilnya adalah bahan bakar sintetis yang hampir netral karbon, karena emisi yang dihasilkan hanya sebesar CO2 yang digunakan dalam proses produksinya.
Keunggulannya dibandingkan bahan bakar fosil konvensional:
- Tidak membutuhkan stasiun pengisian daya atau baterai seperti kendaraan listrik.
- Dapat langsung digunakan tanpa modifikasi mesin—cukup isi tangki seperti biasa.
- Bisa diterapkan pada berbagai kendaraan, termasuk mobil, truk, bahkan pesawat.
Pengujian Perdana: Harley-Davidson Jadi Pelopor
Baca Juga: 5 Motor Bekas Murah tapi Keren: Aura Racing Kuat, Bisa untuk Mengantar Anak Sekolah, Harga Rp5 Juta
Profesor Aldo Steinfeld, seorang ahli solar thermochemistry dari ETH Zurich, adalah sosok yang melakukan pengujian pertama dengan motor Harley-Davidson berbahan bakar solar gasoline.
“Saya sangat bangga melihat teknologi ini menjadi kenyataan,” ujar Steinfeld. “Ini adalah mimpi yang menjadi nyata bagi saya dan tim Synhelion.”
Pengujian ini tidak hanya membuktikan bahwa bahan bakar tersebut berfungsi dengan baik, tetapi juga menunjukkan bahwa ada alternatif lain selain kendaraan listrik untuk masa depan yang lebih bersih.
Solusi Bagi Pengendara yang Enggan Beralih ke EV
Saat ini, kendaraan listrik memang semakin mendominasi pasar otomotif sebagai solusi utama untuk mengurangi emisi karbon.
Namun, masih banyak pengendara, terutama pecinta motor besar seperti Harley-Davidson, yang enggan beralih ke EV karena alasan pengalaman berkendara yang berbeda.
Berita Terkait
-
5 Motor Bekas Murah tapi Keren: Aura Racing Kuat, Bisa untuk Mengantar Anak Sekolah, Harga Rp5 Juta
-
Rekomendasi Motor Bekas Murah yang Cocok untuk Pemula, Harga Mulai Rp3 Jutaan Saja
-
7 Rekomendasi Motor Kopling Murah untuk Pelajar yang Sudah Punya SIM, Gagah dan Sporty!
-
Serupa Honda Forza, Bermesin Mirip Supra: Pesona Kymco X-Town CT125 yang Seharga XMAX Bekas
-
5 Rekomendasi Motor Bekas Murah Rp4 Jutaan: Bisa Angkut Galon, Mesin Bertenaga, Rangka Kokoh
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan