Suara.com - Indonesia pernah menjadi saksi bisu upaya dua pabrikan motor raksasa, Honda dan Yamaha untuk menghadirkan produk yang tak biasa pada masanya.
Saat itu Honda dan Yamaha motor bebek dengan transmisi otomatis atau bisa disebut bebek matic. Kala itu pabrikan sayap mengepak merilis Honda Revo AT. Sedangkan pabrikan berlogo garpu tala memiliki Yamaha Lexam.
Namun sayang ide motor bebek tanpa gigi dan pedal persneling ini rupanya kurang diminati masyarakat, sehingga produksinya pun tidak berumur lama. Berikut sedikit ulasan Honda Revo AT dan Yamaha Lexam yang pernah dipasarkan kedua pabrikan motor Honda dan Yamaha di Indonesia yang dirangkum dari berbagai sumber, Jumat (6 Juni 2025).
Honda Revo AT
Pada tahun 2010, Honda mencoba peruntungannya dengan meluncurkan Honda Revo Techno AT dan Revo AT. Motor ini dibekali mesin 109,1 cc 1 silinder berteknologi PGM-Fi, menghasilkan tenaga 7,6 hp dan torsi 7,9 Nm. Dari segi desain, Revo AT sebenarnya cukup menarik dan sporty.
Namun banderol harganya yang sekitar Rp16 jutaan kala itu menjadi batu sandungan besar. Sebagai perbandingan, Honda Vario yang sukses menjadi motor matic populer saat itu hanya dijual dengan harga Rp14 jutaan.
Selisih harga yang signifikan ini kemungkinan besar menjadi faktor utama kurangnya minat konsumen terhadap Revo AT. Akibatnya produksi Revo AT dihentikan pada tahun 2013, setelah hanya tiga tahun mengaspal.
Yamaha Lexam
Tak mau ketinggalan, Yamaha juga mencoba peruntungan di segmen bebek matic dengan meluncurkan Yamaha Lexam sebagai pesaing Honda Revo Techno AT.
Baca Juga: Update Harga Honda PCX 160 Juni 2025: Skutik Premium Berfitur Lengkap, Bertampang Mewah
Lexam menawarkan mesin yang sedikit lebih besar, yakni 113,7 cc 1 silinder, dan meskipun masih menggunakan karburator, tenaganya lebih unggul dari Revo AT, yaitu 8,7 Hp dengan torsi 8,73 Nm. Desain yang ditawarkan juga tidak kalah sporty.
Meski demikian nasib Yamaha Lexam tidak jauh berbeda dengan Honda Revo AT. Meskipun memiliki keunggulan performa, Lexam juga kurang diminati masyarakat Indonesia dan akhirnya harus berhenti produksi.
Kisah Honda Revo AT dan Yamaha Lexam tentunya menjadi bekal tersendiri bagi kedua pabrikan dalam meluncurkan produk selanjutnya.
Meskipun menarik secara konsep, strategi yang dilancarakn oleh Yamaha dan Honda sepertinya kurang tepat sasaran dan tidak cukup mampu untuk menggoda pasar.
Motor bebek matic mungkin belum menemukan momentumnya kala itu, faktanya konsumen lebih memilih sesuatu yang sudah akrab dan terjangkau secara harga.
Persaingan Honda dan Yamaha Berlanjut
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
5 EV dengan Jarak Tempuh Terjauh di Indonesia, Ada Mobil Listrik Buatan Lokal
-
Berkat Subsidi, Penjualan Mobil Listrik Toyota Kalahkan BYD
-
Nyali Teruji Sakit Dihadapi: Drama Skuad Honda pada ARRC 2026 di Sirkuit Buriram Demi Merah Putih
-
Lupakan eSAF, Penantang Honda PCX Ini Punya Fitur Ala Moge dan Bobot 30 Kg Lebih Ringan
-
Ganas dengan CBR250RR, Pembalap Yogyakarta Sukses Kibarkan Merah Putih di Sirkuit Buriram
-
Bukan Gran Max atau Carry, Mobil MBG di Garut Ini Bikin Off-Roader Melongo
-
Ironi Luky Alfirman: Lengser Gegara Loloskan Motor Listrik MBG, Garasi Pribadinya Cuma Mobil Tua
-
5 Motor Jangka Panjang Kelas 150cc: Teman Setia Pelajar dan Mahasiswa
-
Solar di Indonesia dengan Malaysia Mahal Mana? Intip Perbandingan Harganya yang Bikin Kaget
-
Tinggalkan Jauh Pesaingnya, Veda Ega Naik Level dari Status 'Rookie' Jadi Ancaman Papan Atas