- M. Adenanta Putra nyaris kecelakaan fatal akibat lowside saat menjinakkan CBR1000RR-R di Buriram.
- Fadillah Arbi tetap nekat balapan walau cedera, sukses amankan poin penting kelas SS600.
- AHM puji mental baja para pembalap muda yang gigih berjuang bawa nama harum Indonesia.
Suara.com - Ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 seri Buriram menjadi saksi bisu perjuangan heroik pembalap Indonesia. Bertarung membawa nama Honda, mereka mempertaruhkan nyawa di atas lintasan balap yang sangat panas.
Bukan sekadar adu cepat, putaran kedua di Thailand ini menyajikan teror mental sesungguhnya. Ketegangan memuncak saat nyawa seakan dipertaruhkan demi mengamankan posisi di kelas tertinggi.
Drama bermula dari insiden nyaris fatal di atas motor superbike hingga aksi balapan menahan rasa sakit akibat cedera. Skuad Astra Honda Racing Team (AHRT) benar-benar diuji ketangguhannya akhir pekan lalu.
Teror Mencekam di Kelas ASB 1000
Semua mata tertuju pada M. Adenanta Putra yang berlaga di kelas neraka Asia Superbike (ASB) 1000. Membawa motor CBR1000RR-R yang buas, pembalap 22 tahun ini mendapat tekanan luar biasa.
Di balapan pertama, pemuda asal Magetan ini sukses unjuk gigi dengan mengamankan posisi kesembilan. Namun, petaka nyaris menjemputnya saat ia berusaha menekan batas di balapan kedua.
Adenanta sempat kehilangan kendali ban depan saat menikung tajam di tengah kecepatan tinggi. Insiden lowside ini nyaris menghempaskan tubuhnya ke aspal sirkuit yang keras.
"Putaran 2 ini sangat menantang bagi saya. Di Race 2, saya masih berjuang membangun kepercayaan diri pada area depan motor," ujar Adenanta menceritakan insiden tersebut.
"Ada beberapa momen saat menikung di mana saya hampir kehilangan kendali ban depan (lowside), yang cukup mengganggu fokus mental saat balapan," lanjutnya menggambarkan ketegangan di lintasan.
Baca Juga: Honda Resmikan Pabrik Baru di Turki, Ada Apa di Baliknya?
"Tapi saya percaya ini adalah bagian dari proses belajar. Saya ingin terus mengambil pengalaman selangkah demi selangkah dan kembali lebih kuat di Motegi," tegasnya dengan penuh keyakinan.
Balapan Menahan Sakit dan Tangis
Ketegangan di Sirkuit Chang tidak berhenti di kelas 1000cc saja. Kelas Supersports (SS) 600 juga menyuguhkan drama emosional yang menguras air mata dari sosok Fadillah Arbi Aditama.
Arbi terpaksa turun lintasan dalam kondisi fisik tidak prima akibat kecelakaan fatal saat sesi kualifikasi. Ia nekat membalap sambil menahan rasa sakit luar biasa di tubuhnya.
Mental bajanya patut diacungi jempol karena tetap berani adu nyali dengan para rival. Luar biasanya, ia sukses meraup poin usai finis ketujuh dan kedelapan pada dua balapan tersebut.
Sementara itu, nasib tragis justru menimpa rekan setimnya, Herjun Atna Firdaus. Pembalap tangguh asal Pati ini sempat nyaris naik podium usai finis keempat di balapan pertama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar
-
Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?