3. Interior Lembap dan Bau Tak Sedap
Air banjir biasanya kotor dan mengandung lumpur. Jika masuk ke kabin, jok, karpet, dan plafon mobil bisa menyerap kelembapan serta meninggalkan bau apek yang sulit hilang.
Meski dibersihkan, sisa-sisa lumpur dan jamur bisa tetap berkembang dan membahayakan kesehatan penumpang.
Selain itu, jamur juga bisa tumbuh di saluran AC, yang bila dibiarkan dapat menyebabkan gangguan pernapasan. Mobil seperti ini tentu tidak nyaman dan kurang higienis untuk digunakan, apalagi untuk keluarga.
4. Nilai Jual Kembali Sangat Rendah
Mobil bekas banjir memiliki nilai depresiasi yang sangat tajam. Sekalipun sudah diperbaiki, mobil tersebut tetap dicap sebagai kendaraan dengan riwayat buruk. Ketika Anda ingin menjual kembali mobil ini, harganya akan jatuh dan sulit menemukan pembeli yang percaya.
Tidak sedikit pemilik mobil bekas banjir yang akhirnya harus menjual dengan harga jauh di bawah pasaran, atau bahkan tidak laku sama sekali. Tentu ini merugikan secara finansial.
5. Potensi Masalah Jangka Panjang yang Tak Terduga
Mobil bekas banjir bisa jadi "bom waktu". Beberapa masalah tidak langsung muncul, tetapi akan terasa setelah beberapa bulan pemakaian. Korosi yang merayap di bagian rangka, rem yang melemah, sistem kemudi yang seret, hingga kerusakan transmisi bisa muncul tanpa peringatan.
Baca Juga: 6 Mobil Bekas yang Cocok untuk Daerah Pegunungan, Mesin Tangguh Taklukkan Medan Berat
Artinya, Anda tidak hanya harus mengeluarkan biaya perbaikan berkali-kali, tapi juga menghadapi risiko keselamatan saat berkendara.
Ciri Mobil Bekas Banjir: Kenali sebelum Membeli!
Agar tidak tertipu, berikut adalah beberapa ciri mobil bekas banjir yang perlu Anda perhatikan:
1. Bau Apek di Dalam Kabin
Meski mobil telah diberi pengharum ruangan, bau lembap atau apek sering kali masih tercium, terutama dari karpet, jok, dan saluran AC.
2. Karat di Bagian Tersembunyi
Periksa bagian bawah kursi, kolong dashboard, pedal, dan sekrup di pintu. Jika terdapat karat yang tidak wajar atau bekas lumpur, ini bisa jadi indikasi mobil pernah terendam.
3. Kabel dan Sekring yang Tidak Normal
Periksa kondisi kabel di ruang mesin dan di bawah dashboard. Jika terlihat tidak rapi atau terlalu baru dibanding usia mobil, bisa jadi pernah diganti akibat terkena air. Sekring yang berkarat juga pertanda kuat.
4. Fungsi Elektronik Tidak Optimal
Coba semua fitur elektronik: jendela otomatis, wiper, lampu, head unit, hingga sistem alarm. Jika ada yang macet atau error, bisa jadi karena kerusakan akibat banjir.
5. Cat Terlihat Baru Tapi Tidak Merata
Pengecatan ulang bisa menjadi trik untuk menutupi bekas banjir. Cek apakah ada bagian bodi yang berwarna sedikit berbeda, atau terasa kasar saat diraba. Lihat juga sambungan pintu atau bagasi, apakah ada bekas dempul atau perbaikan.
Tips Hindari Mobil Bekas Banjir
- Beli di dealer terpercaya dengan garansi dan riwayat kendaraan yang jelas.
- Minta riwayat servis di bengkel resmi.
- Gunakan jasa inspeksi profesional sebelum membeli.
- Cek nomor rangka dan mesin, pastikan tidak pernah tercatat rusak parah atau terendam.
Bijaklah dalam Membeli Mobil Bekas!
Harga murah memang menggoda, tapi jangan sampai Anda terjebak membeli mobil bekas banjir yang justru menjadi sumber masalah.
Kenali alasan kenapa tidak boleh beli mobil bekas banjir, dan pelajari ciri-cirinya dengan cermat. Jangan ragu untuk bertanya dan melakukan pengecekan menyeluruh.
Ingat, lebih baik membayar sedikit lebih mahal untuk mobil yang aman, daripada harus mengeluarkan biaya besar karena kesalahan beli.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
6 Mobil Bekas yang Cocok untuk Daerah Pegunungan, Mesin Tangguh Taklukkan Medan Berat
-
Intip Daya Pikat Mobil Bekas Termurah dari Ferrari, Harganya Dua Kali Lipatnya Alphard
-
6 Rekomendasi Mobil 3 Baris Rp 50 Jutaan: Performa Handal, Mesin Bandel
-
Intip 5 Rekomendasi Mobil Bekas Keluarga 'Rasa' Baru: Mulai Rp80 Jutaan, Punya Fitur Canggih
-
3 Mobil Bekas Mirip Alphard, Tahun Muda Ideal untuk Keluarga Mulai Rp90 Jutaan
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Torsi Honda New Vario Evo 160 Naik, Kok Suspensi Belakang Dibiarkan Keras?
-
Dinamika Penjualan Kendaraan Batam Menggeliat Lewat Pameran Otomotif
-
5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
-
Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol
-
BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik
-
Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional
-
Baskara Mahendra Bongkar Alasan Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Skutik Stylish di Bali
-
Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07
-
Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal
-
Rahasia Menjaga Kebersihan Interior Mobil dengan Balutan Karpet Premium