- Mesin 110 cc yang tangguh dan responsif.
- Konsumsi bahan bakar sekitar 45-55 km/liter.
- Bobot ringan, cocok untuk mobilitas harian.
- Perawatan murah dan spare part mudah dicari.
Yamaha Vega R menjadi favorit bagi pelajar dan pekerja yang mengandalkan motor sebagai alat transportasi utama.
3. Honda Astrea Series
Honda Astrea memiliki banyak varian seperti Astrea Grand, Astrea Prima, dan Star. Namun semuanya punya satu kesamaan: irit bahan bakar dan bandel!
Keunggulan:
- Mesin 97 cc 4-tak yang terkenal irit dan tahan banting.
- Konsumsi BBM bisa menyentuh 60 km/liter, bahkan lebih.
- Banyak digunakan ojek era 90-an hingga 2000-an karena hemat dan awet.
- Desain klasik yang kini justru dicari-cari pecinta motor retro.
Motor ini masih banyak ditemui di daerah pedesaan atau digunakan sebagai koleksi pribadi. Karena kualitasnya, Honda Astrea layak disebut sebagai salah satu motor legendaris terbaik.
4. Honda Win 100
Honda Win 100 dikenal sebagai motor dinas para pegawai negeri di era 80-90an. Desainnya khas, dengan bentuk rangka kotak dan tangki yang menyatu dengan jok, menjadikannya unik dan mencolok.
Keunggulan:
- Mesin 97,1 cc 4-tak dengan pendingin udara.
- Konsumsi bahan bakar sekitar 55-60 km/liter.
- Cocok untuk perjalanan jauh dan medan menanjak.
- Banyak digunakan untuk touring atau modifikasi motor trail.
Saat ini, Honda Win bahkan menjadi buruan kolektor karena semakin langka. Harga bekasnya bisa melambung tinggi tergantung kondisi.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Motor Bekas Mulai Rp4 Jutaan: Irit dan Bandel untuk Mobilitas Harian
5. Suzuki Nex Generasi Pertama
Suzuki Nex menjadi pilihan menarik di kelas skutik irit. Generasi pertama Nex dikenal sebagai salah satu motor matic paling hemat BBM di kelasnya.
Keunggulan:
- Mesin 113 cc dengan teknologi Fuel Injection (FI).
- Konsumsi BBM bisa mencapai 50-60 km/liter, bahkan diklaim hingga 70 km/liter dalam uji internal.
- Ringan dan lincah untuk pemakaian di dalam kota.
- Harga bekasnya relatif murah dengan biaya perawatan rendah.
Suzuki Nex cocok bagi pengguna yang ingin kenyamanan skutik tanpa mengorbankan efisiensi bahan bakar.
Kenapa Motor Legendaris Ini Masih Dicari?
Selain karena irit bahan bakar, motor-motor bekas legendaris ini juga memiliki nilai sentimental dan keunggulan lainnya, seperti:
- Mesin bandel dan tahan lama.
- Biaya servis murah.
- Suku cadang masih banyak tersedia.
- Harga jual kembali stabil.
- Bahkan beberapa di antaranya sudah menjadi “barang kolektor” yang nilainya justru naik jika dirawat dengan baik.
Tips Membeli Motor Bekas Legendaris
Kalau kamu tertarik membeli motor bekas legendaris, berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan:
- Periksa Kondisi Mesin dan Rangka - Pastikan tidak ada kerusakan besar atau bekas tabrakan.
- Cek Kelengkapan Surat-Surat - STNK dan BPKB harus lengkap dan sesuai nomor rangka/mesin.
- Cek Konsumsi BBM - Tes langsung efisiensi bahan bakarnya.
- Cek Ketersediaan Suku Cadang - Pastikan onderdil masih tersedia di pasaran.
- Beli dari Penjual Terpercaya - Lebih baik beli langsung dari pemilik atau showroom terpercaya.
Irit, Tangguh, dan Penuh Kenangan, Mana Motor Legendaris Pilihanmu?
Motor bekas legendaris bukan sekadar alat transportasi, tapi bagian dari perjalanan sejarah otomotif Indonesia.
Dari Supra X yang mendominasi jalanan kota hingga Honda Win yang menjadi sahabat touring di daerah pegunungan, semua punya cerita dan keunggulan masing-masing.
Jika kamu sedang mencari motor bekas yang irit bensin, mudah dirawat, dan punya nilai historis, lima pilihan di atas layak masuk daftar incaranmu.
Selain hemat di kantong, kamu juga akan tampil beda dengan motor yang punya gaya klasik nan ikonik.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Motor Bekas Mulai Rp4 Jutaan: Irit dan Bandel untuk Mobilitas Harian
-
5 Rekomendasi Motor Bekas Eropa Harga Miring, Ada yang Lebih Murah dari Beat!
-
5 Motor Matic Yamaha Irit BBM dengan Bagasi Luas, Cocok untuk Harian
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit BBM di Bawah Rp150 Juta: Perawatan Hemat, Keuangan Tak Menjerit
-
5 Pilihan Mobil China Paling Irit BBM, Ada yang Tembus 100 Km per 2 Liter
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Mengenal Tiga Tipe iCAR V23 SUV Listrik Modern Bergaya Klasik
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta Kembali Digelar Hingga Agustus
-
Sinyal Bahaya dari China Saat Pasar Otomotif Mulai Masuki Tahap Jenuh
-
Konflik Timur Tengah Lumpuhkan Ekspor Mobil Toyota dari Jepang Hingga Nyaris Habis
-
Manfaatkan Teknik Defensive Driving saat Perjalanan Libur Panjang
-
Legenda SUV Mitsubishi Pajero Siap Kembali Mengaspal pada 2026 Andalkan Sasis Triton
-
Teknologi Hybrid Jadi Solusi Perjalanan Irit Tanpa Repot Antre Charge
-
Mobil Listrik Ferrari Panen Hujatan Setelah Umumkan Harga Resmi
-
Suzuki Fronx Teranyar Siap Minum Etanol Murni, Rilis Dalam Waktu Dekat
-
Harga Terlalu Murah Jadi Senjata Makan Tuan Bisnis Mobil Listrik Xiaomi