Suara.com - Yoong Motor Group, spesialis modifikasi lampu kendaraan menerima apresiasi dari Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo. Perusahaan ini dinilai berhasil memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian nasional dengan menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas dan memperluas lapangan pekerjaan.
Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Bambang Soesatyo atau akrab disapa Bamsoet, saat mengunjungi Yoong Motor Academy di Surabaya. Ia menyaksikan langsung proses pembinaan para calon ahli di industri perlampuan kendaraan.
"Sektor industri perlampuan ini telah membuktikan perannya yang besar bagi pertumbuhan perekonomian kita," ujar Bamsoet, Kamis (17 Juli 2025).
Ia juga menekankan pentingnya sinergi untuk terus mendorong ekonomi melalui penciptaan peluang bisnis dan peningkatan kualitas SDM.
Pendiri Yoong Motor Group Indonesia, Yomin Sugianto, menjelaskan bahwa kontribusi perusahaannya melampaui sekadar bisnis. "Yoong Motor tentu saja selain memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi para pengguna kendaraan terutama di malam hari maupun pengendara lain, juga turut membantu perekonomian nasional melalui pengembangan industri perlampuan," jelas Yomin.
Sebagai bukti komitmennya, Yoong Motor mendirikan Yoong Motor Academy Training Center. Akademi ini menjadi pusat pelatihan khusus di dunia perlampuan dan elektrikal otomotif yang telah mencetak lebih dari 500 SDM terampil yang kini tersebar di puluhan kota di seluruh Indonesia.
"Ada dua sesi yang kita fokuskan, yakni fungsional dan fashion (ubah model dan warna-warni). Akademi ini membina dan membimbing bibit-bibit SDM baru yang bakal menjadi pakar di dunia perlampuan," terang Yomin.
Kurikulum akademi dirancang komprehensif berbasis SKKNI, mencakup dasar-dasar perlampuan, sistem kelistrikan, hingga komputerisasi (ECU) pada berbagai merek mobil, termasuk kendaraan listrik.
Yomin juga menegaskan komitmennya pada kualitas produk dan instalasi. Sebelum merilis produk ke pasar, Yoong Motor melakukan riset dan pengembangan ekstensif untuk memastikan produk sesuai dengan karakter jalan di Indonesia. Inovasi seperti penambahan motor leveling pada lampu juga dilakukan untuk memastikan cahaya tidak menyilaukan pengendara lain.
Baca Juga: Level Up Karyamu di Honda Modif Contest 2025, Panggungnya Para Modifikator Kembali Dibuka
Dalam hal produk, Yoong Motor mengedepankan merek lokal berkualitas seperti Saber Industries, Hypervision, dan Ruchi Vision, di samping menyediakan merek global seperti Osram.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Target Harga Saham BBRI Tembus 3.400, Apa Faktor Pendukungnya?
-
626 PMI Pulang Tinggal Nama, Mengapa Jalur Ilegal Masih Tinggi Peminat?
-
MLBB x Street Fighter 6 Ubah Land of Dawn Jadi Arena Fighting Ultra-Responsif!
-
Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Digelar di Riau, Berlaku Selama Agustus
-
Awalnya Skeptis, Pengalaman Naik MRT dan LRT Ternyata Jauh Lebih Nyaman dari Dugaan
-
Rupiah Tembus Rp17.800, Bank Indonesia Diprediksi Tahan BI-Rate 5,75 Persen di RDG Juli 2026
-
Cinta Menjadi Bara: Sakit Hati, Pria di Kediri Tega Hanguskan Rumah Mantan Istri
-
Vivo X300e Meluncur, Usung Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Kamera Zeiss
-
Kenapa Jadi Pepes di KRL Lebih Baik bagi Lingkungan
-
Teka-teki Meninggalnya Dokter Koas UI di Kamar Kos Metro